Berita Nasional
Beranda / Berita Nasional / Menteri PU Dody Hanggodo Dukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, Siapkan 5 Strategi Infrastruktur di TA 2028

Menteri PU Dody Hanggodo Dukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, Siapkan 5 Strategi Infrastruktur di TA 2028

STRATEGI INFRASTRUKTUR NASIONAL - Menteri Pekerjaan Umum (Menteri PU) Dody Hanggodo memimpin Rakorbangwil Kementerian PU. Dody Hanggodo dan jajarannya menyiapkan rencana infrastruktur untuk tahun anggaran 2028. Strategi ini disiapkan untuk mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Berikut selengkapnya, Kamis (22/10/2026). OFFICIAL BIRO KOMUNIKASI PUBLIK KEMENTERIAN PU/REPRO
STRATEGI INFRASTRUKTUR NASIONAL - Menteri Pekerjaan Umum (Menteri PU) Dody Hanggodo memimpin Rakorbangwil Kementerian PU. Dody Hanggodo dan jajarannya menyiapkan rencana infrastruktur untuk tahun anggaran 2028. Strategi ini disiapkan untuk mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Berikut selengkapnya, Kamis (22/10/2026). OFFICIAL BIRO KOMUNIKASI PUBLIK KEMENTERIAN PU/REPRO

MENTERI Pekerjaan Umum (Menteri PU) Dody Hanggodo menyiapkan 5 rencana strategi infrastrukturu untuk Tahun Anggtran (TA) 2028.

Strategi ini, disiapkan untuk mendukung delapan misi atau program prioritas yang diusung oleh Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Yang disebut Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

Strategi Infrastruktur itu kemudian dituangkan dalam Rapat Koordinasi Keterpaduan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (Rakorbangwil) Tahun 2026.

Yang digelar Kementerian Pekerjaan Umum (PU) di Gedung Auditorium Kementerian PU, Jakarta, Selasa (20/10/2026) kemarin.

Gaji PNS, TNI, dan Polri Ditransfer Langsung ke Rekening? Simak Penjelasan Menkeu

Menteri PU, Dody Hanggodo menegaskan penyusunan program infrastruktur 2028 harus mengacu pada Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, dengan sasaran utama PU608.

Baca Juga: Kementerian PU Kerjakan Jembatan dan Jalan Banda Aceh–Krueng Raya, Dody Hanggodo Instruksikan Siap Digunakan untuk Jangka Panjang

Yakni menurunkan Incremental Capital Output Ratio (ICOR) di bawah 6, menurunkan tingkat kemiskinan menuju 0 persen, serta mendorong pertumbuhan ekonomi mencapai 8 persen pada 2029.

Menurut Menteri Dody, ICOR menjadi salah satu indikator untuk mengukur efisiensi investasi dalam menghasilkan pertumbuhan ekonomi. Semakin rendah ICOR, semakin efisien investasi dalam mendorong peningkatan output ekonomi.

“Rakorbangwil ini merupakan penyelarasan program pusat dan daerah untuk tahun anggaran 2028,”

Profil Astera Primanto Bhakti: Sekretaris Jenderal Kemenkeu dan Jejak Kariernya

“Acuannya hanya satu, yaitu Asta Cita Bapak Presiden Prabowo Subianto, dengan sasaran utama yaitu PU608,” kata Menteri Dody dalam pembukaan Rakorbangwil Tahun 2026, yang dihadiri secara daring dari lokasi penanganan bencana di Aceh sebagaimana rilis yang diterima MACI News, Kamis (22/10/2026).

STRATEGI INFRASTRUKTUR NASIONAL - Menteri Pekerjaan Umum (Menteri PU) Dody Hanggodo memimpin Rakorbangwil Kementerian PU. Dody Hanggodo dan jajarannya menyiapkan rencana infrastruktur untuk tahun anggaran 2028. Strategi ini disiapkan untuk mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Berikut selengkapnya, Kamis (22/10/2026). OFFICIAL BIRO KOMUNIKASI PUBLIK KEMENTERIAN PU/REPRO

STRATEGI INFRASTRUKTUR NASIONAL – Menteri Pekerjaan Umum (Menteri PU) Dody Hanggodo memimpin Rakorbangwil Kementerian PU. Dody Hanggodo dan jajarannya menyiapkan rencana infrastruktur untuk tahun anggaran 2028. Strategi ini disiapkan untuk mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Berikut selengkapnya, Kamis (22/10/2026). OFFICIAL BIRO KOMUNIKASI PUBLIK KEMENTERIAN PU/REPRO

Menteri Dody Hanggodo menjelaskan, evaluasi bersama antara pemerintah pusat dan daerah diperlukan sebagai pijakan penyusunan program, terutama di tengah kebijakan efisiensi anggaran.

Baca Juga: Dody Hanggodo Klaim Infrastruktur Pengendalian Banjir Sungai Krueng Aceh Sudah Siap Hadapi Musim Hujan, Rencanakan Bangun 40 Sabo Dam di 2026

Melalui evaluasi tersebut, Kementerian PU akan mempertajam prioritas pembangunan sekaligus mempertimbangkan mitigasi bencana dan ketahanan infrastruktur.

Lantas apa saja strategi infrastruktur di Tahun Anggaran 2028 di Kementerian PU yang dicanangkan Menteri Dody Hanggodo tersebut?

Rincian dan Cara Cek Penerima Bansos Pendidikan Oktober 2026

Berikut rinciannya:

# Pertama

Mempercepat pencapaian Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

# Kedua

Memperkuat kesiapsiagaan darurat dan mempercepat pemulihan pascabencana

# Ketiga

Melanjutkan program-program Instruksi Presiden (Inpres), termasuk pembangunan infrastruktur berbasis masyarakat secara berkeadilan.

# Keempat

Mengoptimalkan infrastruktur yang telah tersedia agar layanan air semakin baik, konektivitas jalan semakin lancar, dan fasilitas pendidikan menjadi lebih layak.

# Kelima

Memadukan program kementerian dan lembaga untuk mendukung pencapaian Asta Cita.

Baca Juga: Menteri Dody Hanggodo Mau Bangun Check Dam demi Cegah Bencana Berulang di Sumatera Barat, Normalisasi Sungai di Padang

“Untuk menjalankan kelima strategi ini, mari kita sepakati bersama-sama prioritas dan pembagian tanggung jawab kita masing-masing agar persiapan program bisa lebih matang dan siap dilaksanakan,” pungkas Dody Hanggodo.

# Siapkan 409 Kawasan Dukung Prioritas Nasional

Sementara itu, Kepala Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW) Kementerian PU, Adenan Rasyid mengatakan Rakorbangwil menjadi tahapan awal dalam perencanaan dan pemrograman infrastruktur PU yang mengedepankan keterpaduan pembangunan berbasis pengembangan wilayah.

“Melalui forum ini, kami ingin menghasilkan kesepakatan program keterpaduan infrastruktur PU TA 2028 yang bersinergi dengan kebijakan dan program kementerian/lembaga terkait serta pemerintah daerah,” ujar Adenan Rasyid.

Pada 2028, sebanyak 409 kawasan atau lokus prioritas direncanakan mendapatkan dukungan infrastruktur PU.

Program tersebut diarahkan untuk mendukung Prioritas Nasional (PN) 2 Swasembada pangan, air, dan energi, PN 3 Pengembangan infrastruktur dan peningkatan lapangan kerja yang berkualitas.

Sementara PN 4 Pembangunan sumber daya manusia melalui penyediaan prasarana strategis.

Adapyun PN 5 berisi Hilirisasi dan industrialisasi, serta PN 6 Membangun dari desa dan dari bawah untuk pertumbuhan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan, dan PN 8 Penyelarasan kehidupan yang harmonis dengan lingkungan, alam, dan budaya.

Baca Juga: Dody Hanggodo Tinjau Penanganan Longsor di Ruas Tapan–Batas Jambi, Perintahkan Ditjen SDA Kementerian PU Periksa Hulu Sungai

Adenan menegaskan, keterpaduan pembangunan tidak hanya berorientasi pada integrasi fisik infrastruktur, tetapi juga harus terukur dari dampak dan manfaatnya bagi masyarakat.

Pendekatan ini diharapkan dapat memastikan pembangunan infrastruktur PU berkontribusi terhadap pencapaian sasaran PU608 dan Prioritas Nasional 2025–2029.

Pembangunan infrastruktur menjadi bagian penting dari upaya transformasi bangsa menuju Indonesia yang lebih maju, mandiri, dan berdaya saing.

Dengan demikian, pembangunan tidak sekadar menghasilkan infrastruktur secara fisik, tetapi menghadirkan perubahan yang dibuktikan dan dirasakan rakyat. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan