MENTERI Pekerjaan Umum Dody Hanggodo merencanakan pembangunan Check Dam sebagai satu di antara upaya mencegah terjadinya bencana berulang di Sumatera Barat (Sumbar).
Rencana itu, kata Dody Hanggodo akan dimulai dengan upaya normalisasi sungai di Kota Padang dan sekitarnya.
Yang akan menjadi langkah awal sebelum Check Dam nantinya dibangun.
Langkah ini, akan jadi satu di antara rangkaian Pembangunan Pengendalian Banjir dan Sedimen Batang Kuranji dan Batang Air Dingin, serta Penanganan Alur Sungai Batang Guo.
“Kementerian PU lebih fokus menyelesaikan normalisasi sungai dulu, agar kemudian check dam bisa terbangun dengan cepat,”
“Jadi itu yang kita berusaha tanggulangi sama-sama, untuk memastikan ke depan yang turun dari hulu itu hanya air,”
“Tidak ada lagi batu, maupun kayu,” tegas Menteri Dody Hanggodo dalam rilis yang diterima MACI News, Rabu (21/10/2026).
Lebih lanjut, langkah ini menurut Menteri PU Dody Hanggodo juga sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto.

BANGUN CHECK DAM – Menteri PU Dody Hanggodo saat memantau langsung pengerjaan pemulihan pascabencana di Padang Sumatera Barat belum lama ini. Politisi Partai Demokrat itu merencanakan pembangunan Check Dam di hulu sungai-sungai Kota Padang dan sekitarnya sebagai upaya pencegahan terjadinya bencana berulang di Sumatera Barat. Berikut selengkapnya, Rabu (21/10/2026). OFFICIAL BIRO KOMUNIKASI PUBLIK KEMENTERIAN PU/REPRO
Di mana menurutnya Presiden Prabowo Subianto mengarahkan agar penanganan bencana yang dilaksanakan harus dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.
Menurutnya, penanganan bencana sedianya tidak hanya berorientasi pada pemulihan kondisi setelah bencana.
Tetapi juga harus memperkuat ketahanan infrastruktur untuk menghadapi potensi berikutnya.
Satu di antara yang menjadi fokus Dody Hanggodo adalah kondisi di hulu sungai.
Serta keberadaan tanggul-tanggul alam di bagian hulu yang berpotensi menahan aliran air dan material.
Tanggul-tanggul alam ini, menyimpan risiko bahaya terjadinya bencana banjir Galodo berulang jika sewaktu-waktu jebol!
Terutama ketika terjadi hujan deras, sehingga memicu banjir bandang dengan dampak yang lebih besar.
Oleh karenanya, Kementerian PU menyiapkan pembangunan check dam di bagian hulu Batang Kuranji untuk menahan material dan sedimen sebagai langkah mitigasi.
“Yang diperintahkan kepada tim teknis di lapangan adalah melihat hulunya dulu.
“Kementerian PU menugaskan tim Balai Teknik Sabo Dam ke hulu untuk melakukan pemeriksaan dan menyiapkan desain cepat penanganan,”
“Dan di saat yang bersamaan, sungainya juga kita normalisasi,” kata Menteri Dody Hanggodo melanjutkan.
Pembukaan tanggul-tanggul alam juga telah dilakukan secara bertahap. Tujuannya agar aliran air dapat kembali lancar dan risiko pelepasan material dalam jumlah besar dapat dikurangi.
“Jadi teman-teman akan mengerjakan check dam-nya dengan cepat, tapi juga di sini mereka harus membuka tanggul-tanggul alamnya itu,”
“Saya mengharapkan kalaupun kejadian yang sama berulang, yang turun cuma air, dan yang lain-lain tetap tertahan di atas,” ujar Menteri Dody Hanggodo. (*)



Komentar