Berita Nasional
Beranda / Berita Nasional / Profil Aida S. Budiman: Calon Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia dari Prabowo

Profil Aida S. Budiman: Calon Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia dari Prabowo

Profil Aida S. Budiman: Calon Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia dari Prabowo

Presiden Prabowo Subianto mengajukan nama Aida S. Budiman sebagai calon Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia. Pengajuan ini disampaikan kepada DPR RI melalui Surat Presiden pada Selasa 11 Agustus 2026, bersamaan dengan tiga calon lain untuk posisi di bank sentral tersebut.

Ketua DPR RI, Puan Maharani, menyatakan bahwa semua nama yang diajukan oleh Presiden akan melalui proses sesuai mekanisme yang berlaku di parlemen sebelum ditetapkan dan dilantik.

“Jadi nama-nama tersebut nantinya akan kami proses sesuai dengan mekanisme yang ada di DPR untuk kami pilih dan kami setujui nama-nama yang akan kami pilih untuk kemudian dilantik oleh Presiden,” ungkap Puan di Gedung DPR, Jakarta, pada Rabu 12 Agustus 2026.

Nama Aida bukanlah hal baru di kalangan Bank Indonesia. Ia dikenal memiliki pengalaman yang luas dalam bidang kebijakan moneter dan ekonomi, termasuk pernah menjabat sebagai Deputi Gubernur BI.

Aida S. Budiman lahir pada tahun 1965. Ia meraih gelar sarjana di bidang Sosial-Ekonomi Pertanian Agribisnis dari Institut Pertanian Bogor pada tahun 1987.

Pelajar Banyuasin: Manfaatkan Digitalisasi untuk Kemajuan dan Inovasi

Setelah itu, Aida melanjutkan studinya ke Amerika Serikat dan mendapatkan gelar Master of Economics dari University of Southern California pada tahun 1996. Lima tahun kemudian, ia meraih gelar doktoral dalam bidang ekonomi dari Claremont Graduate University.

Sebelum bergabung dengan Bank Indonesia, Aida pernah bekerja sebagai staf Analis Inflasi dan Proyeksi Perekonomian Indonesia pada tahun 1991. Pengalamannya yang mendalam di bidang ekonomi juga membawanya menjabat sebagai Wakil Direktur Eksekutif International Monetary Fund (IMF) di South East Asia Voting Group Office, yang mewakili 13 negara.

Karier Aida di Bank Indonesia terus mengalami perkembangan signifikan. Ia pernah menjadi Kepala Departemen Internasional dari tahun 2014 hingga 2018 dan kemudian menjabat sebagai Direktur Eksekutif Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter pada tahun 2018.

Antara tahun 2020 hingga 2022, Aida diberi kepercayaan sebagai Asisten Gubernur BI, yang mencakup tanggung jawab dalam mengelola kebijakan strategis sektor moneter, bauran kebijakan Bank Indonesia, serta kolaborasi dengan kebijakan nasional.

Pada akhirnya, Aida resmi dilantik sebagai Deputi Gubernur BI untuk periode 2022-2027 berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 147/P Tahun 2021 yang ditetapkan pada 24 Desember 2021.

Pelajar Bekasi: Jadilah Penggerak Perubahan, Bukan Hanya Pengguna Teknologi

Berdasarkan laporan LHKPN 2025, Aida S. Budiman tercatat memiliki total harta sekitar Rp66,5 miliar. Sebagian besar dari kekayaannya berupa surat berharga yang nilainya sekitar Rp27,7 miliar. Selain itu, Aida juga memiliki kas dan setara kas yang mencapai Rp23 miliar.

Kekayaan yang dimiliki Aida mencerminkan dedikasinya dan karier yang panjang di dunia ekonomi dan moneter. Dengan rekam jejak yang solid serta pengalaman yang luas, Aida S. Budiman diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan jika terpilih untuk posisi yang diusulkannya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan