Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menangani longsor yang terjadi di dua lokasi di Sumatra Barat pada Jumat (6/11/2026).
Material longsor sempat mengganggu akses kendaraan di kawasan Kelok 9 dan ruas Lubuk Selasih–Surian, Nagari Tanjung Lolo.
Penanganan dilakukan melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatra Barat dengan mengerahkan personel dan alat berat untuk membersihkan material longsoran yang menutupi badan jalan.
Di kawasan Kelok 9, pada ruas Batas Kota Payakumbuh-Batas Provinsi Riau, material longsor sempat menutupi sebagian badan jalan.
BPJN Sumbar mengerahkan satu unit wheel loader dan satu unit backhoe loader untuk membersihkan material tersebut.
Setelah proses pembersihan, akses di kawasan Kelok 9 kembali dapat dilalui kendaraan dari dua arah.
Sementara itu, longsor juga terjadi di ruas Lubuk Selasih-Surian, tepatnya di Nagari Tanjung Lolo.
Material longsoran menutupi badan jalan sepanjang sekitar 10 meter sehingga mengganggu arus lalu lintas.
Untuk mempercepat penanganan, BPJN Sumbar mengerahkan satu unit excavator, satu unit dump truck, dan satu unit backhoe loader.
Pembersihan material longsor di lokasi tersebut telah selesai. Sejak Sabtu (7/11/2026) pukul 05.00 WIB, kendaraan sudah dapat kembali melintas dan arus lalu lintas berangsur normal.
Kementerian PU melalui BPJN Sumbar masih memantau kondisi di lapangan dan menyiagakan alat berat untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya longsor susulan.
Dengan demikian, kedua lokasi yang sebelumnya terdampak longsor kini sudah kembali dapat dilalui kendaraan.



Komentar