Politik & Pemerintahan
Beranda / Politik & Pemerintahan / Kementerian PU Percepat Perbaikan Tanggul Sungai untuk Mengurangi Risiko Banjir di Tapanuli Tengah

Kementerian PU Percepat Perbaikan Tanggul Sungai untuk Mengurangi Risiko Banjir di Tapanuli Tengah

Kementerian PU Percepat Perbaikan Tanggul Sungai untuk Mengurangi Risiko Banjir di Tapanuli Tengah

Kementerian Pekerjaan Umum tengah mempercepat penanganan dampak banjir di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara dengan fokus pada perbaikan dan peninggian tanggul sungai. Langkah ini diambil oleh Balai Besar Wilayah Sungai Sumatera II Medan bekerja sama dengan Balai Penataan Bangunan, Prasarana, dan Kawasan Sumatera Utara. Kegiatan ini juga dibarengi dengan pengadaan sarana pendukung serta koordinasi guna memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang terkena dampak.

Banjir yang melanda daerah ini disebabkan oleh curah hujan yang sangat tinggi di wilayah hulu, tepatnya di perbatasan antara Kabupaten Tapanuli Tengah dan Kabupaten Tapanuli Utara pada tanggal 23 Oktober 2026. Beberapa wilayah yang terkena dampaknya antara lain Kecamatan Tukka, Kecamatan Badiri, dan Kecamatan Pandan.

Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo mengungkapkan pentingnya penanganan bencana hidrometeorologi yang harus dilakukan secara cepat dan terencana. “Penanganan banjir harus dilakukan secara cepat dan terukur, terutama untuk melindungi keselamatan masyarakat serta meminimalkan dampak terhadap permukiman. Selain penanganan darurat, kami juga menyiapkan langkah penanganan permanen agar risiko kejadian serupa dapat dikurangi,” tegas Dody.

Dalam rangka memperkuat perlindungan di daerah yang terkena dampak, BBWS Sumatera II Medan mengerahkan satu unit excavator standar PC 200. Alat berat ini akan digunakan untuk melakukan perbaikan dan peninggian tanggul di Sungai Tukka yang berlokasi di Desa Hutanabolon, serta Sungai Silaga-laga di Desa Sipange. Tujuan dari pekerjaan ini adalah untuk meningkatkan kapasitas tanggul dalam menahan aliran sungai dan memperkuat perlindungan bagi kawasan permukiman dan sekitarnya.

Pemeriksaan infrastruktur juga menjadi fokus perhatian di sepanjang sistem sungai dan tanggul yang melintasi Kelurahan Bonalumban, Kelurahan Tukka, Kelurahan Hutanabolon, serta Kelurahan Sibuluan. Dilakukan pemeriksaan teknis dan pemetaan terhadap titik-titik yang berpotensi mengalami limpasan, sehingga prioritas penanganan dapat ditetapkan berdasarkan kondisi di lapangan.

Kementerian PU Membangun 100 Sekolah Rakyat di 32 Provinsi dan Melibatkan 97 Ribu Tenaga Kerja

Selain fokus pada perbaikan infrastruktur sungai, Kementerian PU melalui BPBPK Sumatera Utara juga menyalurkan dukungan berupa sarana dan logistik untuk mengatasi dampak banjir. Bantuan yang diberikan mencakup satu unit mobil tangki air serta satu unit dump truck yang membawa sepuluh unit hunian sementara menuju Kabupaten Tapanuli Tengah.

Pemerintah juga berupaya memenuhi kebutuhan air bersih dengan berkoordinasi dengan Direktur Utama PDAM Tapanuli Tengah. Dalam hal ini, satu unit mobil tangki air dipinjamkan kepada PDAM untuk mendistribusikan air bersih kepada masyarakat yang membutuhkannya.

Koordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait terus dilakukan untuk mengevaluasi kondisi infrastruktur sumber daya air serta menentukan langkah-langkah penanganan yang diperlukan. Aktivitas ini mencakup pemeriksaan tanggul dan alur sungai, pemetaan lokasi yang rawan limpasan, serta persiapan langkah-langkah darurat guna mengantisipasi kemungkinan banjir susulan.

Kementerian PU menekankan bahwa sinergi lintas instansi sangat dibutuhkan agar penanganan bencana dapat dilakukan secara terpadu. Prioritas utama meliputi keselamatan warga, perlindungan kawasan permukiman, serta pemulihan fungsi infrastruktur dasar yang terdampak oleh banjir.

Masyarakat yang tinggal di bantaran sungai dan daerah rawan banjir diimbau untuk tetap waspada, khususnya saat hujan deras masih terjadi di daerah hulu. Warga juga diminta untuk mengikuti arahan dari pemerintah daerah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan petugas di lapangan. Apabila terjadi peningkatan debit air secara tiba-tiba, masyarakat diharapkan segera menjauh dari alur sungai demi keselamatan.

Kementerian PU Sertifikasi 41.824 Tenaga Kerja Konstruksi untuk Meningkatkan Kualitas Pekerjaan

Kementerian PU berkomitmen untuk melanjutkan dukungan dalam penanganan banjir di Kabupaten Tapanuli Tengah sesuai dengan kewenangan dan hasil koordinasi dengan instansi terkait. Upaya yang dilakukan mencakup penanganan darurat dan persiapan perbaikan infrastruktur secara berkelanjutan, sehingga pemulihan wilayah dapat berlangsung dan risiko banjir di masa mendatang dapat diminimalisir.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan