Berita Nasional
Beranda / Berita Nasional / Dody Hanggodo Pastikan Jalur Tapan–Batas Jambi Sudah Fungsional usai Dihantam Longsor, Kementerian PU Percepatan Pembersihan di Titik Tersisa

Dody Hanggodo Pastikan Jalur Tapan–Batas Jambi Sudah Fungsional usai Dihantam Longsor, Kementerian PU Percepatan Pembersihan di Titik Tersisa

PERCEPAT PEMBERSIHAN - Menteri PU Dody Hanggodo memastikan jalur jalan nasional di Tapan Sumatera Barat yang menghubungkan dengan Provinsi Jambi kini sudah sepenuhnya berfungsi kembali. Untuk mempercepat agar bisa dioperasikan penuh seperti sebelum bencana, Dody Hanggodo menginstruksikan jajarannya mempercepat pembersihan di 14 titik tersisa. OFFICIAL BIRO KOMUNIKASI PUBLIK KEMENTERIAN PU/REPRO
PERCEPAT PEMBERSIHAN - Menteri PU Dody Hanggodo memastikan jalur jalan nasional di Tapan Sumatera Barat yang menghubungkan dengan Provinsi Jambi kini sudah sepenuhnya berfungsi kembali. Untuk mempercepat agar bisa dioperasikan penuh seperti sebelum bencana, Dody Hanggodo menginstruksikan jajarannya mempercepat pembersihan di 14 titik tersisa. OFFICIAL BIRO KOMUNIKASI PUBLIK KEMENTERIAN PU/REPRO

MENTERI Pekerjaan Umum (Menteri PU) Dody Hanggodo memastikan jalur jalan nasional di area Tapan–Batas Jambi di Provinsi Sumatera Barat selepas hantaman bencana banjir dan longsor di Sumbar beberapa waktu lalu kini sudah sepenuhnya kembali fungsional.

Dody Hanggodo kini memerintahkan jajarannya di Kementerian Pekerjaan Umum (Kementerian PU) untuk mempercepat pembersihan di 14 titik longsor lainnya.

Agar jalur jalan nasional Tapan Kecamatan Ranah Ampek Hulu Tapan, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat yang menghubungkan dengan Provinsi Jambi itu segera bisa dioperasikan dengan normal seperti sebelumnya.

Baca Juga: Dody Hanggodo Upayakan Kebutuhan Dasar Warga Terdampak Bencana di Padang Sumbar Terpenuhi, Kementerian PU Pulihkan SPAM

“Untuk Tapan–Batas Jambi, akses sudah kembali fungsional,”

KPK Siapkan Jemput Paksa Nusron Wahid Terkait Kasus HGB yang Diselidiki

“Tetapi 14 titik longsor tetap harus ditangani dan diamankan,”

“Pekerjaan darurat harus segera menyambung ke penanganan permanen,” kata Menteri Dody Hanggodo dalam rilis ke MACI News, Kamis (15/10/2026).

Menurut Politisi Partai Demokrat itu, penanganan dilakukan secara bertahap dengan mengerahkan alat berat dan personel melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumbar.

Upaya ini dilakukan untuk memastikan akses jalan tetap fungsional sekaligus mengamankan titik-titik longsor yang berisiko terhadap keselamatan pengguna jalan.

Untuk mempercepat penanganan, Kementerian PU melalui BPJN Sumbar mengerahkan 10 unit alat berat dan alat pendukung.

Jokowi Klarifikasi Ijazah Gibran, Soroti Reputasi Politik yang Terancam

Baca Juga: Kementerian PU Pasang Perangkat Peringatan Dini Bencana di Sungai Batang Baliang, Dody Hanggodo Siapkan Mitigasi Galodo di Solok Sumatera Barat

Terdiri atas empat unit ekskavator, dua unit wheel loader, satu unit motor grader, dan tiga unit dump truck.

Peralatan tersebut digunakan untuk membersihkan material berupa tanah, bebatuan, batang pohon, serta material lain yang menutupi badan jalan, sekaligus mendukung penanganan pada titik-titik terdampak.

Hingga Rabu (14/10/2026), lalu lintas pada ruas Tapan–Batas Jambi masih diberlakukan dengan sistem buka-tutup selama proses pembersihan berlangsung.

PERCEPAT PEMBERSIHAN - Menteri PU Dody Hanggodo memastikan jalur jalan nasional di Tapan Sumatera Barat yang menghubungkan dengan Provinsi Jambi kini sudah sepenuhnya berfungsi kembali. Untuk mempercepat agar bisa dioperasikan penuh seperti sebelum bencana, Dody Hanggodo menginstruksikan jajarannya mempercepat pembersihan di 14 titik tersisa. OFFICIAL BIRO KOMUNIKASI PUBLIK KEMENTERIAN PU/REPRO

PERCEPAT PEMBERSIHAN – Menteri PU Dody Hanggodo memastikan jalur jalan nasional di Tapan Sumatera Barat yang menghubungkan dengan Provinsi Jambi kini sudah sepenuhnya berfungsi kembali. Untuk mempercepat agar bisa dioperasikan penuh seperti sebelum bencana, Dody Hanggodo menginstruksikan jajarannya mempercepat pembersihan di 14 titik tersisa. OFFICIAL BIRO KOMUNIKASI PUBLIK KEMENTERIAN PU/REPRO

Pengaturan ini dilakukan agar penanganan dapat berjalan dengan tetap memperhatikan keselamatan pengguna jalan dan petugas di lapangan.

Balita 1 Tahun di Samarinda Meninggal Dunia Karena Sesak Napas Akibat Kabut Asap Karhutla

Sebelumnya, longsor menghantam sejumlah titik di jalur jalan nasional di Sumatera Barat terutama di jalur Tapan–Batas Jambi.

Baca Juga: Jembatan Pulau Telo dan Pulau Petak Dipugar, Menteri PU Dody Hanggodo Ingin Pastikan Konektivitas di Kalimantan Terjaga

Longsor dipicu hujan berintensitas tinggi yang terjadi pada 9–11 Oktober 2026 dan berdampak pada ruas jalan Tapan–Batas Jambi sepanjang 16,2 kilometer.

Berdasarkan laporan penanganan bencana BPJN Sumbar, terdapat 14 titik longsoran, terdiri atas dua titik longsor di bawah badan jalan dan 12 titik longsor pada lereng di atas badan jalan.

Sejumlah titik mengalami kerusakan dengan tingkat risiko tinggi. Pada KM 219+100, badan jalan mengalami longsor hingga setengah bagian sehingga berisiko sangat tinggi mengalami amblas.

Sementara itu, titik KM 231+650 juga masuk kategori berisiko tinggi dan memerlukan penanganan lebih lanjut.

Selain itu, longsoran besar dari lereng atas menutup akses di 10 titik, sedangkan dua titik lainnya mengalami longsoran kecil yang menutup setengah badan jalan.

Baca Juga: Dody Hanggodo Ingin Pastikan Ketersedian Air di Kawasan Lumbung Pangan Nasional KSPEAN Wanam Papua Selatan, Kementerian PU Bangun 7 Sumur Dalam

Kondisi tersebut membuat pembersihan dan pengamanan harus dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kondisi lapangan serta tingkat risiko di setiap lokasi.

Setelah upaya tanpa henti yang dijalankan Kementerian PU dan unit-unit kerjanya, jalur ini telah sepenuhnya kembali fungsional.

Dan tinggal menunggu pembersihan di beberapa titik agar bisa kembali bisa dioperasikan normal sebagaimana sebelum terjadinya bencana longsor di Sumbar ini. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan