Berita Nasional
Beranda / Berita Nasional / Jembatan Pulau Telo dan Pulau Petak Dipugar, Menteri PU Dody Hanggodo Ingin Pastikan Konektivitas di Kalimantan Terjaga

Jembatan Pulau Telo dan Pulau Petak Dipugar, Menteri PU Dody Hanggodo Ingin Pastikan Konektivitas di Kalimantan Terjaga

RENOVASI JEMBATAN - Kementerian PU merenovasi Jembatan Pulau Telo dan Jembatan Pulau Petak di Kalimantan Tengah. Menurut Menteri PU Dody Hanggodo pada Selasa (13/10/2026), preservasi terhadap 2 jembatan dengan rentang terpanjang di atas Sungai Kapuas yang ada di wilayah Kalteng itu untuk menjamin konektivitas masyarakat hingga lalu lintas logistik. OFFICIAL BIRO KOMUNIKASI PUBLIK KEMENTERIAN PU/REPRO
RENOVASI JEMBATAN - Kementerian PU merenovasi Jembatan Pulau Telo dan Jembatan Pulau Petak di Kalimantan Tengah. Menurut Menteri PU Dody Hanggodo pada Selasa (13/10/2026), preservasi terhadap 2 jembatan dengan rentang terpanjang di atas Sungai Kapuas yang ada di wilayah Kalteng itu untuk menjamin konektivitas masyarakat hingga lalu lintas logistik. OFFICIAL BIRO KOMUNIKASI PUBLIK KEMENTERIAN PU/REPRO

JEMBATAN Pulau Telo dan Jembatan Pulau Petak mendapatkan sentuhan preservasi dari Kementerian Pekerjaan Umum (Kementerian PU).

Pemugaran terhadap Jembatan Pulau Telo dan juga Jembatan Pulau Petak yang ada di Kalimantan Tengah (Kalteng) menurut Menteri PU Dody Hanggodo, dimaksudkan untuk menjaga konektivitas di Kalimantan.

Di mana dengan terjaganya konektivitas antarwilayah, akan menjadi pendorong pemerataan pembangunan di Tanah Air.

Hingga fondasi penting dalam menjamin kebutuhan dasar masyarakat seperti lalu lintas logistik dan sejenisnya.

“Pembangunan infrastruktur dasar, khususnya jalan dan jembatan, merupakan fondasi penting dalam mendorong pemerataan pembangunan.

Profil Suroso Isnandar: Dirut Baru PLN dengan Pengalaman Luas di Sektor Ketenagalistrikan

Baca Juga: Cegah Banjir Berulang di Masa Depan, Dody Hanggodo dan Kementerian PU Siapkan Rencana Penanganan Permanen Sungai Air Dingin di Padang Sumatera Barat

“Konektivitas yang baik akan memperlancar distribusi logistik, meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan dasar,

“Serta memperkuat integrasi wilayah di daerah-daerah yang masih menghadapi tantangan geografis,” kata Menteri Dody Hanggodo dalam rilis yang diterima MACI News, Selasa (13/10/2026)

Perbaikan kedua jembatan dilaksanakan dalam satu paket pekerjaan oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Tengah dengan nilai kontrak sekitar Rp3,16 miliar dan ditargetkan selesai pada 31 Desember 2026.

Hingga saat ini, progres fisik paket pekerjaan preservasi Jembatan Pulau Telo dan Jembatan Pulau Petak telah mencapai 92,31 persen

KPK Mengungkap Modus Dugaan Korupsi Dana Bencana di BNPB

Sebagai informasi, Jembatan Pulau Telo dan Jembatan Pulau Petak adalah dua di antara jembatan dengan rentang terpanjang yang berdiri di atas Sungai Kapuas di wilayah Kalimantan Tengah.

Baca Juga:  Kota Padang Sumatera Barat Diterjang Banjir Lagi! Menteri PU Dody Hanggodo Langsung Perintahkan Tindakan Cepat dan Terukur

Preservasi dilakukan untuk mempertahankan kondisi struktur dan meningkatkan kenyamanan serta keselamatan pengguna jalan.

Salah satu pekerjaan yang dilakukan adalah penggantian sambungan siar muai atau expansion joint.

Sehingga kendaraan dapat melintas dengan lebih mulus dan mengurangi guncangan saat melewati sambungan jembatan.

Swasembada Beras Diperkuat, Produksi Nasional Diproyeksikan 34,69 Juta Ton pada 2025

Jembatan Pulau Telo memiliki panjang sekitar 595 meter dan Jembatan Pulau Petak sepanjang sekitar 609 meter.

Kedua jembatan hanya berjarak sekitar 8,9 kilometer.

Sehingga keberadaan keduanya memiliki keterkaitan penting dalam menjaga kelancaran jaringan jalan nasional yang menghubungkan kawasan Pulang Pisau, Kuala Kapuas hingga wilayah perbatasan Kalimantan Selatan.

Baca Juga: Dody Hanggodo Ingin Pastikan Ketersedian Air di Kawasan Lumbung Pangan Nasional KSPEAN Wanam Papua Selatan, Kementerian PU Bangun 7 Sumur Dalam

Jembatan Pulau Telo dan Pulau Petak memiliki posisi strategis dalam mendukung pergerakan masyarakat dan barang di wilayah Kalimantan Tengah.

Selain menjadi bagian dari jaringan jalan nasional, kedua jembatan juga mendukung akses menuju kawasan pelabuhan antara lain Pelabuhan Pulau Telo dan Pelabuhan Pulau Petak. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan