Berita Nasional
Beranda / Berita Nasional / Dody Hanggodo Siapkan Infrastruktur SDA Dukung Penanganan Bencana, Kementerian PU Bersihkan 11,25 KM Saluran Riam Kanan jadi Sumber Air Heli Water Bombing Padamkan Karhutla Kalsel

Dody Hanggodo Siapkan Infrastruktur SDA Dukung Penanganan Bencana, Kementerian PU Bersihkan 11,25 KM Saluran Riam Kanan jadi Sumber Air Heli Water Bombing Padamkan Karhutla Kalsel

BANTU TANGANI KARHUTLA - Petugas BWS Kalimantan III Banjarmasin membersihkan Saluran Riam Kanan. Jalur air sepanjang 11,25 km ini disiapkan untuk menjadi ketersediaan suplai air water bombing dalam upaya penanganan Karhutla di Kalimantan Selatan. Berikut selengkapnya, Rabu (28/10/2026). OFFICIAL BIRO KOMUNIKASI PUBLIK KEMENTERIAN PU/REPRO
BANTU TANGANI KARHUTLA - Petugas BWS Kalimantan III Banjarmasin membersihkan Saluran Riam Kanan. Jalur air sepanjang 11,25 km ini disiapkan untuk menjadi ketersediaan suplai air water bombing dalam upaya penanganan Karhutla di Kalimantan Selatan. Berikut selengkapnya, Rabu (28/10/2026). OFFICIAL BIRO KOMUNIKASI PUBLIK KEMENTERIAN PU/REPRO

KETERSEDIAAN infrastruktur Sumber Daya Air (SDA) jadi satu di antara sarana strategis yang disiapkan Kementerian Pekerjaan Umum (Kementerian PU) di bawah komando Menteri Dody Hanggodo untuk membantu penanganan bencana nasional.

Menurut Dody Hanggodo, adanya infrastruktur SDA yang andal bisa mendukung upaya penanganan bencana di Tanah Air.

Termasuk di antara upaya pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan atau Karhutla yang sedang melanda sejumlah wilayah Indonesia saat ini.

Seperti di Kalimantan Selatan (Kalsel) misalnya.

Di wilayah ini, Kementerian PU yang dipimpin Dody Hanggodo lewat Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan III Banjarmasin membersihkan Saluran Riam Kanan sepanjang 11,25 km!

BNPB Laporkan 1.566 Hektare Lahan Karhutla di Kalimantan Masih Ditangani

Baca Juga: Dody Hanggodo Tinjau Pembangunan Jalan Lintas Utara Flores NTT, Menteri PU Janjikan Jalur Labuan Bajo – Maumere Sepanjang 472 km Tuntas Akhir 2028

Saluran ini, disiapkan sebagai suplai penyedia air untuk tindakan water bombing.

Atau bom air yang digunakan untuk memadamkan Karhutla di Kalsel saat ini.

Seperti yang terjadi di Kabupaten Banjar, Kota Banjarbaru, Kabupaten Balangan, Kabupaten Tanah Laut, dan Kabupaten Barito Kuala.

“Kementerian PU akan terus bergerak berdasarkan kondisi di lapangan,”

SHI Minta Nusron Wahid Tindaklanjuti Perpanjangan HGU PT Semadam di Aceh Tamiang

“Infrastruktur air yang ada harus dioptimalkan untuk memberikan manfaat nyata untuk kebutuhan masyarakat,” ujar Menteri Dody Hanggodo sebagaimana rilis yang diterima MACI News, Rabu (28/10/2026).

Dody Hanggodo benar-benar menegaskan kepada jajarannya di Kementerian PU, bahwa kesiapan infrastruktur sumber daya air berperan penting dalam mendukung penanganan bencana.

Baca Juga: PISEW 2026 Serap 8.011 Tenaga Kerja, Strategi Dody Hanggodo dan Jajarannya di Kementerian PU Sukses Percepat Pembangunan Nasional Sekaligus Berdayakan Masyarakat

Termasuk karhutla.

Ketersediaan air dan akses terhadap sumber air perlu dipastikan agar upaya pemadaman dapat dilakukan secara cepat dan berkelanjutan.

KPK Panggil Direktur BNPB Terkait Kasus Korupsi Dana Kebencanaan

Siapkan Sumur Bor

Selain mengoptimalkan saluran yang ada, Kementerian PU menyiapkan pembangunan sumur bor guna membasahi lahan gambut dan sebagai sumber air untuk memadamkan karhutla di kawasan rawan.

Hingga 22 Oktober 2026, kegiatan geolistrik telah dilakukan pada empat titik sumur bor.

Di Kelurahan Sukamara, mobilisasi peralatan dan pembersihan lahan atau land clearing juga telah dilaksanakan.

Dalam mendukung kesiapsiagaan, Kementerian PU mengerahkan sejumlah armada.

BANTU TANGANI KARHUTLA - Petugas BWS Kalimantan III Banjarmasin membersihkan Saluran Riam Kanan. Jalur air sepanjang 11,25 km ini disiapkan untuk menjadi ketersediaan suplai air water bombing dalam upaya penanganan Karhutla di Kalimantan Selatan. Berikut selengkapnya, Rabu (28/10/2026). OFFICIAL BIRO KOMUNIKASI PUBLIK KEMENTERIAN PU/REPRO

BANTU TANGANI KARHUTLA – Penampakan Saluran Riam Kanan setelah dibersihkan BWS Kalimantan III Banjarmasin. Jalur air sepanjang 11,25 km ini disiapkan untuk menjadi ketersediaan suplai air water bombing dalam upaya penanganan Karhutla di Kalimantan Selatan. Berikut selengkapnya, Rabu (28/10/2026). OFFICIAL BIRO KOMUNIKASI PUBLIK KEMENTERIAN PU/REPRO

Antara lain delapan unit ekskavator, dua unit truck trailer, enam unit dump truck, dua unit mobil pompa air, satu unit mobil tangki, dan tujuh mobil pick up.

Selain itu, Kementerian PU juga mengerahkan peralatan pendukung.

Baca Juga: Dody Hanggodo Pastikan Kebutuhan Dasar Warga Terdampak Gempa Flores NTT Terpenuhi, Kementerian PU Bangun Sumur Dalam hingga Sebar 24 Hidran Umum

Meliputi empat unit mesin genset lamp, 30 unit mesin pompa air, dua unit mesin kompresor, lima unit tandon air berkapasitas masing-masing 1.000 liter, serta 4 unit sprinkler.

Peralatan tersebut ditempatkan di sejumlah lokasi untuk menunjang penanganan sesuai kebutuhan lapangan.

Kementerian PU terus berupaya mendukung penanganan karhutla secara terpadu.

Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan kesiapan menghadapi karhutla, mempercepat distribusi air ke lokasi terdampak, serta mengurangi risiko kebakaran berulang di kawasan rawan Kalimantan Selatan. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan