Berita Nasional
Beranda / Berita Nasional / Profil AKBP Edy Herwiyanto: Ayah Wali Kota Kediri yang Diperiksa Propam dan Pernah Menerima 6 Penghargaan

Profil AKBP Edy Herwiyanto: Ayah Wali Kota Kediri yang Diperiksa Propam dan Pernah Menerima 6 Penghargaan

Profil AKBP Edy Herwiyanto: Ayah Wali Kota Kediri yang Diperiksa Propam dan Pernah Menerima 6 Penghargaan

AKBP Edy Herwiyanto, yang merupakan ayah dari Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati, tengah menjalani pemeriksaan oleh Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri. Sebagai bagian dari proses ini, Edy telah mengalami mutasi dan kini menjabat sebagai Perwira Menengah (Pamen) di Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (Ditres PPA-PPO) di Polda Jawa Timur.

Perubahan jabatan ini tercantum dalam surat telegram yang dikeluarkan oleh Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Dekananto Eko Purwono dengan nomor ST/1271/X/KEP/2026 yang tertanggal 29 Oktober 2026.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast mengonfirmasi adanya mutasi tersebut dan menjelaskan bahwa perpindahan jabatan ini merupakan bagian dari proses pemeriksaan yang sedang berlangsung.

“Memang benar, terdapat mutasi terhadap AKBP EH dan sebagaimana tercantum dalam mutasi tersebut, yang bersangkutan dimutasikan dalam rangka pemeriksaan,” ujar Jules, pada Jumat, 30 Oktober 2026.

Polda Jatim Belum Mengungkap Rincian Pemeriksaan AKBP Edy

Dugaan Korupsi Cukai PT Djarum Terungkap oleh KPK, Kerugian Negara Capai Triliunan Rupiah

Walaupun Jules mengakui adanya mutasi, ia belum bersedia memberikan informasi lebih lanjut mengenai isu apa yang menjadi materi pemeriksaan terhadap Edy Herwiyanto. Menurut penjelasannya, proses pemeriksaan ini ditangani langsung oleh Mabes Polri, sehingga untuk informasi lebih lanjut mengenai substansi maupun hasilnya merupakan kewenangan pihak yang melakukan pemeriksaan.

“Kami menghormati proses pemeriksaan yang sedang berlangsung, dan untuk penjelasan lebih lanjut mengenai substansi maupun hasilnya tentunya menjadi kewenangan pihak yang melakukan pemeriksaan,” tambahnya.

Akibatnya, hingga saat ini belum ada keterangan resmi terkait substansi pemeriksaan atau hasil yang diperoleh dari proses tersebut.

Profil dan Latar Belakang Pendidikan AKBP Edy Herwiyanto

Berdasarkan informasi yang diperoleh, Edy Herwiyanto lahir pada 28 Oktober 1970, dan dikenal sebagai ayah dari Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati. Ia memiliki latar belakang pendidikan yang kuat di bidang hukum, hingga mencakup jenjang doktoral. Gelar Sarjana Hukum diperolehnya dari Universitas Bhayangkara Surabaya.

Pemakzulan Gibran Bisa Terjadi Jika PDIP dan PKS Bersatu, Kata Hersubeno Arief

Selanjutnya, Edy melanjutkan pendidikan dan sukses meraih gelar Magister Kenotariatan serta Doktor Hukum dari Universitas Brawijaya. Pendidikan yang solid ini mendukung kariernya di kepolisian, khususnya dalam menangani berbagai kasus tindak pidana.

Karier AKBP Edy Herwiyanto di Kepolisian

Sebelum menjabat sebagai Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya pada Mei 2025, Edy telah mengisi berbagai posisi di tubuh kepolisian. Ia pernah memegang jabatan sebagai Kasatreskrim di Polres Blitar, Polres Kediri Kota, Polres Kediri, dan Polres Tulungagung. Selain itu, Edy juga pernah bertugas sebagai Kasi Pemberantasan di BNNK Tulungagung.

Pengalaman lainnya termasuk penugasan di sejumlah unit di Polda Jawa Timur yang fokus pada kejahatan terhadap perempuan dan anak, kejahatan kekerasan, serta tindak pidana korupsi. Sebelum diangkat sebagai Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, ia menjabat sebagai Kasubdit III Tipikor Ditreskrimsus Polda Jatim dan sebelumnya juga menjadi Wakil Kasatreskrim Polrestabes Surabaya.

Pengangkatannya sebagai Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya dicatat dalam Surat Telegram Rahasia Nomor ST/520/V/KEP./2025 yang dikeluarkan pada 16 Mei 2025. Pada Mei 2026, Edy kembali dimutasi dan dilantik sebagai Kabag Wassidik Ditres PPA dan PPO Polda Jatim.

Guntur Romli Sebut Alasan PDIP Usung Gibran di Pilkada Solo 2020, Terungkap Ada Tekanan dari Jokowi?

Prestasi AKBP Edy Herwiyanto

Saat menjabat sebagai Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, Edy berhasil meraih enam penghargaan dari Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfie Sulistiawan. Penghargaan tersebut diberikan dalam rangka peringatan Hari Bhayangkara ke-80 pada 1 Juli 2026, sebagai bentuk apresiasi atas kinerja dan keberhasilan jajaran Satreskrim Polrestabes Surabaya dalam mengungkap sejumlah kasus menonjol.

Salah satu kasus yang menarik perhatian adalah pengungkapan tindak pidana skimming yang melibatkan jaringan internasional dengan korban berasal dari Jepang. Selain itu, Satreskrim Polrestabes Surabaya juga berhasil menangani kasus penculikan di mana seorang kakek berusia 80 tahun kehilangan harta miliknya senilai Rp2,9 miliar.

Kasus-kasus lain yang juga mendapatkan sorotan termasuk penjambretan yang menyebabkan seorang aparatur sipil negara (ASN) meninggal dunia, serta pembunuhan seorang petugas keamanan di Perumahan Darmo Satelit yang terungkap dalam waktu kurang dari 24 jam. Dua kasus tambahan yang turut mendapatkan penghargaan adalah pembunuhan di Jalan Sencaki, Kecamatan Simokerto, dan praktik perjokian UTBK-SNBT di Universitas Negeri Surabaya.

Saat ini, Edy Herwiyanto sedang menjalani pemeriksaan oleh Propam Polri setelah dimutasi, dan Polda Jatim menegaskan bahwa proses ini berada di bawah kewenangan Mabes Polri tanpa adanya pengungkapan lebih lanjut mengenai materi atau hasil pemeriksaannya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan