Berita Nasional
Beranda / Berita Nasional / Dody Hanggodo Ungkap Peran Sekolah Rakyat Bangun Generasi Indonesia Emas 2045, Kemen PU Percepat Penyelesaian Pembangunan SR di Sulbar

Dody Hanggodo Ungkap Peran Sekolah Rakyat Bangun Generasi Indonesia Emas 2045, Kemen PU Percepat Penyelesaian Pembangunan SR di Sulbar

SEKOLAH RAKYAT - Kementerian PU mengejar percepatan pembangunan Sekolah Rakyat di Sulawesi Barat. Menteri PU menyebut sekolah ini sebagai bagian upaya pemerintah menciptakan Generasi Indonesia Emas 2045. Berikut selengkapnya, Kamis (8/10/2026). OFFICIAL BIRO KOMUNIKASI PUBLIK KEMEN PU/REPRO
SEKOLAH RAKYAT - Kementerian PU mengejar percepatan pembangunan Sekolah Rakyat di Sulawesi Barat. Menteri PU menyebut sekolah ini sebagai bagian upaya pemerintah menciptakan Generasi Indonesia Emas 2045. Berikut selengkapnya, Kamis (8/10/2026). OFFICIAL BIRO KOMUNIKASI PUBLIK KEMEN PU/REPRO

SEKOLAH Rakyat menjadi instrumen penting dalam upaya mengejar pembangunan Sumber Daya Manusia menuju generasi Indonesia Emas 2045.

Demi mencapai hal tersebut, Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU) mengejar percepatan penyelesaian Sekolah Rakyat (SR) di sejumlah wilayah di Indonesia.

Satu di antaranya di Sulawesi Barat (Sulbar).

Di mana nantinya pada kawasan sekolah berasrama tersebut, akan menjadi infrastruktur pendidikan berskala besar di Sulbar.

Yang digadang-gadang mampu menampung total hingga 1.680 siswa.

Dody Hanggodo Instruksikan Pemulihan Pascagempa NTT Tahan Bencana, Kemen PU Distribusikan Air Bersih hingga Pastikan Pembangunan Ulang 1.024 Infrastruktur Penting di Nusa Tenggara Timur

Terkait upaya ini, Menteri PU Dody Hanggodo mengungkapkan bahwa satu di antara aspek penting didirikannya Sekolah Rakyat adalah sebagai upaya pemerintah untuk program utama mengentaskan kemiskinan.

Baca Juga: Dody Hanggodo Nilai Air jadi Fondasi Pembangunan Berkelanjutan, Optimalkan Bendungan untuk Suplai ke 8.845 Hektare Sawah di Nganjuk Jawa Timur

“Sekolah rakyat merupakan program utama untuk mengentaskan kemiskinan,”

“Dengan menyekolahkan adik-adik dari keluarga prasejahtera, mereka diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup keluarganya dari prasejahtera menjadi sejahtera,”

“Sekaligus mempersiapkan generasi Indonesia Emas 2045,” kata Menteri Dody Hanggodo dalam rilis yang diterima MACI News, Kamis (8/10/2026).

Kementerian PU Pulihkan 1.024 Infrastruktur di NTT Pascagempa, Menteri Dody Hanggodo Pastikan Dibangun Lebih Kokoh dan Tahan Bencana

Adapun di Sulbar sendiri, kawasan pembangunan Sekolah Rakyat tersebar di Sekolah Rakyat di Kabupaten Mamuju dan Polewali Mandar.

Pengerjaannya dijalankan oleh Direktorat Jenderal Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum.

Baca Juga: Jembatan Kr Tingkeum Bireuen Aceh Diperkuat, Menteri PU Dody Hanggodo Pastikan Lebih Tahan Bencana

Dengan PT Hutama Karya (Persero) sebagai penyedia jasa.

Memiliki luas lahan sebesar 8,03 hektare dan luas bangunan mencapai 40.958 m3, Sekolah Rakyat Mamuju menjadi lokasi dengan kapasitas terbesar, yakni 1.260 siswa.

8 Tersangka Baru KPK dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut yang Harus Diketahui

Sementara Sekolah Rakyat di Polewali Mandar dirancang untuk menampung 420 siswa dengan luas lahan 6,5 hektare dan luas bangunan 8.749 m3.

Yang menarik, pembangunan Sekolah Rakyat ini tidak hanya berfokus pada ruang belajar. Di Mamuju, kawasan sekolah dilengkapi gedung SD, SMP dan SMA.

Selain itu tersedia delapan asrama siswa, terdiri dari empat asrama putra dan empat asrama putri.

Fasilitas pendukung lainnya juga cukup lengkap.

Mulai dari rumah susun guru, guest house, masjid, gedung ibadah, gedung serbaguna, kantin untuk jenjang SD, SMP dan SMA, hingga dapur atau kitchen lab.

Baca Juga: TPA Buku Deru-Deru Ternate Dilalap Si Jago Merah! Menteri PU Dody Hanggodo Perintahkan Kirim 12.000 Liter Air Bantu Pemadaman Api

Kawasan tersebut juga dilengkapi rumah genset atau power house, GWT, tempat pembuangan sementara, gudang perawatan, pos keamanan, lapangan upacara dan dua lapangan basket.

Konsep serupa juga diterapkan di Polewali Mandar.

Di lokasi ini dibangun gedung SD, tiga asrama siswa, rumah susun guru, guest house, masjid, kantin, dapur atau kitchen lab, serta berbagai fasilitas pendukung lainnya, termasuk dua lapangan basket. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan