Menteri Pekerjaan Umum (Menteri PU) Republik Indonesia, Dody Hanggodo memerintahkan jajarannya di Kementerian PU untuk bergerak cepat menangani bencana banjir yang menerjang Tapanuli Tengah, Sumatera Utara pada Sabtu (26/9/2026) lalu.
Terbaru, Menteri Dody Hanggodo mengorganisir langsung penanganan cepat terhadap bencana banjir Tapanuli Tengah, Sumatera Utara tersebut.
Politisi Partai Demokrat itu memberikan arahan dengan beberapa poin penting kepada jajarannya dalam upaya penanganan bencana banjir tersebut.
Mulai dari pemantauan infrastruktur terkait.
Hingga upaya-upaya untuk mengedepankan keselamatan masyarakat terdampak.
“Saya telah menginstruksikan jajaran Kementerian PU untuk terus memantau kondisi infrastruktur dan melakukan penanganan sesuai kebutuhan di lapangan,”
“Keselamatan masyarakat menjadi prioritas, termasuk memastikan infrastruktur sumber daya air tetap aman dan berfungsi,” ujar Menteri Dody Hanggodo dalam rilis yang diterima MACI News, Senin (28/9/2026).
Baca Juga: Menteri Dody Tinjau Sekolah Rakyat di Pontianak, Fokus pada Drainase dan Ketersediaan Air Bersih
Lebih lanjut, Dody Hanggodo mengungkapkan, pihaknya memberikan penugasan khusus Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Sumatera II Medan untuk membuat sejumlah langkah penanganan bencana di Tapanuli Tengah ini.
Dari instruksi itu, didapatkan beberapa rencana aksi seperti pembukaan aliran sungai.
Hingga penguatan tebing pasca terjangan banjir.
Dari pantauan, diketahui bahwa meluapnya air dari sejumlah sungai yang tak mampu menampung curah hujan tinggi ditengarai menjadi satu di antara penyebab banjir Tapanuli Tengah kali ini.
Luapan terjadi di antaranya pada Sungai Tukka, Sungai Siali di Desa Bonalumban, serta Sungai Silaga-Laga di Desa Sipange, khususnya di Kecamatan Tukka dan Kecamatan Pandan.
Sehingga langkah membuka dan membersihkan alur sungai serta memperkuat tebing pada titik-titik yang terdampak, menjadi upaya paling cepat yang bisa dilakukan untuk menangani banjir ini.
Baca Juga: Menteri Dody Tinjau Kondisi Danau Kelimutu Pasca-Gempa untuk Tindak Lanjut Koordinasi
Mendapat instruksi langsung dari Menteri PU Dody Hanggodo, Tim BBWS Sumatera II Medan langsung turun ke lapangan untuk membantu memperlancar aliran air sekaligus mengurangi risiko luapan dan kerusakan lebih lanjut.
Penanganan darurat dilakukan dengan membuka dan membersihkan alur sungai pada titik-titik yang mengalami hambatan aliran.
Langkah ini dilakukan untuk membantu memperlancar aliran air sehingga dapat mengurangi potensi luapan ketika debit sungai kembali meningkat.
Perkuat Tebing
Selain itu, BBWS Sumatera II juga melakukan penguatan tebing menggunakan geobag dan bronjong pada titik-titik yang membutuhkan penanganan.
Upaya tersebut dilakukan untuk mengurangi risiko gerusan serta mencegah kerusakan tebing sungai yang lebih lanjut akibat peningkatan debit air.

BUKA SUNGAI – Petugas dari BBWS Sumatera II Medan mengerahkan alat berat untuk membuka aliran sungai yang terdampak bencana banjir di Tapanuli Tengah, Sumatera Utara di penghujung September 2026. OFFICIAL KEMENPU/REPRO
Penanganan dilakukan secara bertahap dan terus dipantau seiring intensitas hujan yang masih tinggi.
Selain itu, Tim Kementerian PU juga berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait untuk memantau perkembangan kondisi sungai serta menentukan langkah penanganan sesuai kondisi di lapangan. (*)



Komentar