Berita Nasional
Beranda / Berita Nasional / AHY: Infrastruktur Tangguh Harus Dibangun dari Fondasi yang Kuat

AHY: Infrastruktur Tangguh Harus Dibangun dari Fondasi yang Kuat

Menko AHY Dalam Pertemuan Ilmiah Tahunan ke-30 Himpunan Ahli Teknik Tanah Indonesia (HATTI) di Jakarta belum lama ini
Menko AHY Dalam Pertemuan Ilmiah Tahunan ke-30 Himpunan Ahli Teknik Tanah Indonesia (HATTI) di Jakarta belum lama ini

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menegaskan pentingnya membangun infrastruktur yang aman, berkualitas, dan berkelanjutan sebagai fondasi untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur tidak hanya berorientasi pada percepatan fisik, tetapi juga harus memperhatikan kekuatan fondasi dan ketahanan terhadap berbagai risiko di masa mendatang.

Hal tersebut disampaikan AHY saat memberikan Special Keynote Address pada 30th Annual Scientific Meeting Himpunan Ahli Teknik Tanah Indonesia (HATTI) di Jakarta, Selasa (3/11/2026).

Dalam tema ‘Building Resilient Indonesia: Stronger Foundations, Safer Infrastructure, Better Future’, AHY menekankan bahwa kualitas infrastruktur sangat ditentukan oleh kondisi tanah dan kekuatan fondasinya.

“What lies beneath determines what stands above,” ujar AHY.

PPPK Paruh Waktu Bakal Diangkat Penuh Waktu Mulai 2027

Ia menjelaskan, jembatan, gedung bertingkat, maupun bendungan yang megah tidak akan memiliki tingkat keamanan yang memadai tanpa didukung perencanaan fondasi yang baik.

Karena itu, peran para ahli geoteknik menjadi sangat penting dalam memastikan setiap pembangunan infrastruktur berdiri di atas landasan teknis yang kuat.

AHY menyampaikan bahwa Indonesia tengah menghadapi berbagai tantangan dalam perjalanan menuju Indonesia Emas 2045, mulai dari ketidakpastian ekonomi, ketegangan geopolitik, perubahan iklim, disrupsi teknologi, hingga kesenjangan antarwilayah.

Dalam menghadapi tantangan tersebut, infrastruktur memiliki peran strategis untuk menghubungkan masyarakat dengan pekerjaan, petani dengan pasar, serta membuka akses terhadap pendidikan dan layanan kesehatan.

Namun demikian, AHY mengingatkan bahwa ambisi pembangunan tidak boleh hanya diukur dari seberapa banyak infrastruktur yang berhasil dibangun.

Kasus Penyadapan Prabowo: PKB Desak Polri Periksa Elite Politik dengan Berani

“We must build better, build smarter, build safer, and build to last,” tegasnya.

Sebagai Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, AHY menjelaskan bahwa pemerintah terus memperkuat koordinasi kebijakan dan investasi antarsektor, termasuk di bidang pekerjaan umum, transportasi, perumahan, pertanahan, tata ruang, dan pembangunan kewilayahan.

Sinkronisasi tersebut diperlukan agar pembangunan infrastruktur memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat.

Ia juga menekankan bahwa fondasi pembangunan bangsa mencakup infrastruktur fisik, pengetahuan, integritas, kebijakan yang tepat, dan kepercayaan publik.

“Kita membutuhkan ambisi, tetapi juga tanggung jawab. Kita membutuhkan kecepatan, tetapi tidak boleh mengorbankan keselamatan. Kita membutuhkan investasi, tetapi yang paling utama adalah infrastruktur yang melayani masyarakat,” tutur AHY.

Pendaftaran CPNS 2026 Dimulai November, Pemerintah Ajak Pelamar untuk Bersiap

AHY mengajak HATTI untuk terus memperkuat kontribusi melalui pengembangan riset, peningkatan standar profesi, serta kolaborasi antara akademisi, industri, dan pemerintah.

Menurutnya, Indonesia tidak dapat mewujudkan pembangunan yang tangguh jika infrastruktur dibangun di atas fondasi yang rentan.

Dengan fondasi yang semakin kuat, infrastruktur yang lebih aman, dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, Indonesia diharapkan mampu membangun masa depan yang lebih tangguh menuju 2045. (hen)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan