Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memberikan apresiasi terhadap kinerja para menteri dan pejabat dari Kabinet Merah Putih yang merupakan alumni SMA Taruna Nusantara. Ia menilai bahwa lulusan dari sekolah ini dapat menunjukkan prestasi yang signifikan selama menjalankan tugas pemerintahan mereka.
Pujian tersebut disampaikan Prabowo saat meresmikan SMA Taruna Nusantara Kampus yang baru. Dalam acara tersebut, Prabowo menyampaikan bahwa meskipun ia menghargai kinerja para pembantunya, ia belum memberikan predikat “baik sekali.” Menurutnya, penilaian yang lebih moderat seperti “baik” dapat berfungsi sebagai pendorong bagi mereka untuk terus berusaha meningkatkan kinerja mereka.
“Dan saya harus katakan, saya harus akui yang dari Taruna Nusantara kinerja dan prestasinya baik. Kalau saya bilang baik sekali nanti mereka kurang motivasi. Jadi baik supaya mereka ngejar baik sekali, ya, kan?” jelas Prabowo.
Prabowo kemudian memberikan penjelasan mengenai konsep penilaian. Ia menyatakan bahwa predikat “baik sekali” setara dengan nilai A, dan menambahkan dengan nada bercanda bahwa nilai sempurna atau 100 hanya pantas diberikan kepada Tuhan. “Kalau baik sekali itu A, ya, kan? A itu nilainya berapa? 90, 93 gitu ya, 94. Kalau 100 itu milik Tuhan. Iya, kan?” ungkapnya.
Menurut Prabowo, prestasi yang diperoleh oleh para pejabat di pemerintah saat ini tidak terlepas dari pendidikan yang mereka jalani di SMA Taruna Nusantara. Pendidikan yang diterima di institusi tersebut, menurutnya, mulai menunjukkan dampaknya setelah beberapa dekade berdiri. Kini, banyak alumni yang menduduki posisi-posisi strategis dalam pemerintahan maupun institusi negara lainnya.
Di dalam acara itu, Prabowo juga menyebutkan beberapa tokoh yang menjabat dalam Kabinet Merah Putih yang merupakan alumni dari SMA Taruna Nusantara. Sebut saja Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Sugiono.
Selain itu, Prabowo juga menyebutkan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Ia tidak lupa menjelaskan bahwa Kepala Badan Gizi Nasional Sudaryono dan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Kristomei Sianturi juga merupakan lulusan dari sekolah ini.
Dengan semangat, Prabowo mengatakan, “Sudah ada jenderal, sudah ada Menteri Sekretaris Negara, sudah ada Sekretaris Kabinet.” Ia juga menambahkan bahwa alumni Taruna Nusantara telah menjangkau berbagai jabatan di lembaga negara, termasuk Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
“Sudah ada Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana juga lulusan Taruna Nusantara. Kepala Badan Gizi Nasional Taruna Nusantara, mungkin di kabinet banyak sekali Taruna Nusantara sudah mulai muncul,” ujarnya.
Prabowo menilai bahwa kehadiran alumni SMA Taruna Nusantara dalam berbagai posisi strategis di pemerintahan mencerminkan keberhasilan pendidikan yang mereka terima. Ia melihat bahwa hasil dari pendidikan tersebut kini mulai terlihat jelas seiring dengan perjalanan karier para lulusannya.



Komentar