Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyebut olahraga tinju bukan hanya ajang meraih kemenangan, tetapi juga wadah untuk membentuk karakter generasi muda.
Pesan tersebut disampaikan AHY saat memberikan amanat dalam penutupan Kejurnas Tinju Amatir 2026 di Pluit, Jakarta Utara, Minggu (25/10/2026).
Menurut AHY, kejuaraan tinju tidak semata-mata mengukur kemampuan atlet. Ajang ini juga membentuk karakter lewat kompetisi yang sehat, menjunjung sportivitas, dan menghormati lawan di dalam maupun di luar ring.
“Dalam satu tujuan dan dalam satu semangat yang sama untuk menghadirkan sebuah kompetisi yang sehat, yang sportif, menunjukkan keberanian dan ketangguhan mereka untuk menghadapi lawan-lawannya, tetapi tentunya di atas segalanya adalah sebuah kehormatan baik di dalam ring maupun di luar ring,” ujar AHY.
AHY menilai tinju mengajarkan bahwa keberhasilan tidak bisa diraih secara instan. Prosesnya panjang dan menuntut disiplin, kerja keras, serta pengorbanan.
Nilai-nilai itu, kata AHY, relevan bagi generasi muda yang menghadapi tantangan zaman yang makin kompleks.
Ketangguhan mental dan semangat pantang menyerah dinilai menjadi modal penting, baik di dunia olahraga maupun dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa.
“Tidak ada yang mudah untuk mencapai sukses. Indonesia sendiri menghadapi berbagai tantangan di era yang semakin kompleks ini, membutuhkan mentalitas yang kuat dari seluruh masyarakat, khususnya generasi mudanya,” ungkapnya.
AHY juga mengingatkan bahwa perjuangan para petinju di atas ring mencerminkan proses yang harus dilalui setiap orang untuk mencapai keberhasilan.
Ia berharap semangat itu menginspirasi generasi muda agar tidak mudah menyerah.
Kejurnas Tinju Amatir 2026 digelar oleh Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) untuk memperebutkan Piala Menko Infrastruktur.
Ratusan petinju ikut serta dari 35 provinsi mulai dari Aceh hingga Papua.
Dalam kesempatan itu, AHY didampingi Staf Khusus Menko Agust Jovan Latuconsina, Sigit Raditya, dan Herzaky Mahendra Putra. Hadir pula Staf Khusus Menteri PU Ahmad Khoirul Umam dan Tenaga Ahli Menko Yudhi Prasetyo Purnomo. (hen)



Komentar