John Herdman berhasil meraih lebih banyak kemenangan dalam sepuluh pertandingan pertamanya sebagai pelatih Timnas Indonesia dibandingkan Shin Tae-yong. Dalam catatan tersebut, Herdman mencatatkan enam kemenangan, dua hasil imbang, dan dua kekalahan, sementara Shin hanya memperoleh tiga kemenangan, dua hasil imbang, dan lima kekalahan. Perbedaan yang signifikan juga terlihat dalam aspek gol dan pertahanan antara kedua pelatih ini.
Analisis mengenai perbandingan hasil sepuluh pertandingan awal Shin Tae-yong dan John Herdman sebagai pelatih Timnas Indonesia menunjukkan hasil yang kontras. Shin Tae-yong memulai karier kepelatihannya dengan mencatatkan tiga kemenangan, dua hasil imbang, dan lima kekalahan, sedangkan John Herdman berhasil mengumpulkan enam kemenangan, dua hasil imbang, dan hanya dua kekalahan dari sepuluh pertandingan pertamanya.
Penting untuk dicatat bahwa perbandingan ini didasarkan pada sepuluh pertandingan pertama masing-masing pelatih dengan Timnas Indonesia senior. Shin Tae-yong menjalani periode tersebut dari 25 Mei hingga 9 Desember 2021, sementara John Herdman memulai periode sepuluh laga pertamanya pada 27 Maret 2026 hingga pertandingan melawan Malaysia pada 28 September 2026.
Shin Tae-yong mengawali petualangannya dengan Timnas Indonesia melalui pertandingan melawan Afghanistan pada 25 Mei 2021, di mana Indonesia mengalami kekalahan tipis dengan skor 2-3. Berikut adalah hasil dari sepuluh pertandingan pertama yang dijalani oleh Shin:
- 25 Mei 2021: Indonesia 2-3 Afghanistan — Kalah
- 29 Mei 2021: Indonesia 1-3 Oman — Kalah
- 3 Juni 2021: Thailand 2-2 Indonesia — Imbang
- 7 Juni 2021: Vietnam 4-0 Indonesia — Kalah
- 11 Juni 2021: Uni Emirat Arab 5-0 Indonesia — Kalah
- 7 Oktober 2021: Indonesia 2-1 Taiwan — Menang
- 11 Oktober 2021: Taiwan 0-3 Indonesia — Menang
- 16 November 2021: Afghanistan 1-0 Indonesia — Kalah
- 25 November 2021: Indonesia 4-1 Myanmar — Menang
- 9 Desember 2021: Indonesia 4-2 Kamboja — Menang
Data pertandingan ini tercatat di beberapa basis data sepak bola internasional. Dari sepuluh laga tersebut, Indonesia berhasil mencetak total 18 gol, namun juga harus kebobolan sebanyak 22 gol. Dengan demikian, selisih gol Indonesia berada di angka -4, yang menunjukkan perlunya perbaikan dalam lini pertahanan tim.
Melihat hasil-hasil tersebut, jelas bahwa Shin Tae-yong menghadapi tantangan besar dalam upayanya meningkatkan performa Timnas Indonesia. Kinerja dan hasil yang didapat selama periode awal ini menjadi acuan penting dalam menilai perkembangan tim ke depan, dan menjadi bahan evaluasi untuk pelatih berikutnya dalam strategi dan taktik yang diterapkan.



Komentar