Viral
Beranda / Viral / Video Mesum 21 Detik Bersama Guru PPPK Terekam CCTV, Nasib Kepala Sekolah di Pekalongan Kini Menggemparkan!

Video Mesum 21 Detik Bersama Guru PPPK Terekam CCTV, Nasib Kepala Sekolah di Pekalongan Kini Menggemparkan!

Video Mesum 21 Detik Bersama Guru PPPK Terekam CCTV, Nasib Kepala Sekolah di Pekalongan Kini Menggemparkan!

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Pekalongan baru-baru ini mengambil tindakan disiplin terhadap seorang kepala sekolah dan seorang guru di salah satu sekolah dasar di Kecamatan Kedungwuni. Tindakan ini diambil setelah beredarnya rekaman CCTV berdurasi 21 detik yang diduga menunjukkan perilaku tidak pantas di lingkungan sekolah.

Kepala Dindikbud Kabupaten Pekalongan, Kholid, mengungkapkan bahwa instansinya menerima rekaman tersebut pada awal Agustus 2026. Setelah itu, Dindikbud melakukan penelusuran lebih lanjut dan meminta klarifikasi sebelum menentukan langkah yang tepat terhadap kedua tenaga pendidik tersebut.

“Setelah kami memastikan kebenaran video tersebut, kami langsung melakukan tindakan dan penanganan secara kedinasan,” jelas Kholid pada Sabtu (5/9/2026).

Kholid menyatakan bahwa kepala sekolah yang terlibat telah dicopot dari jabatannya dan kini tidak memiliki posisi di Dindikbud Kabupaten Pekalongan. Sementara itu, guru perempuan yang berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) telah dipindahkan ke sekolah lain sebagai bentuk sanksi.

Proses penanganan kasus ini menunjukkan betapa seriusnya Dindikbud dalam menangani masalah yang berkaitan dengan etika dan perilaku tenaga pendidik. Saat ini, Dindikbud masih menunggu keputusan dari pimpinan terkait sanksi lebih lanjut yang akan diberikan kepada kedua aparatur tersebut.

Asap Hitam Terungkap dari Dalam Tanah di Pasar Baru, Apa Penyebabnya?

“Kami masih menunggu disposisi pimpinan atau Plt Bupati, apakah sanksi selanjutnya akan berupa penurunan jabatan satu tingkat atau bentuk sanksi lainnya,” imbuhnya.

Peristiwa ini menyoroti pentingnya menjaga etika dan perilaku di lingkungan pendidikan. Sekolah seharusnya menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi siswa untuk belajar. Tindakan yang tidak pantas dari tenaga pendidik tidak hanya merusak reputasi institusi pendidikan, tetapi juga dapat berdampak negatif pada perkembangan psikologis siswa.

Dindikbud berkomitmen untuk memberikan pendidikan yang berkualitas dan berintegritas. Oleh karena itu, setiap pelanggaran etika akan ditangani dengan tegas agar tidak terulang di masa mendatang. Kasus ini diharapkan dapat menjadi pelajaran bagi seluruh pihak, terutama bagi tenaga pendidik, untuk selalu menjaga profesionalisme dan moralitas dalam menjalankan tugas mereka.

Keputusan Dindikbud Kabupaten Pekalongan untuk menindak tegas kepala sekolah dan guru yang terlibat dalam insiden ini mencerminkan keseriusan dalam menjaga kualitas pendidikan. Dengan langkah-langkah yang diambil, diharapkan lingkungan sekolah dapat kembali menjadi tempat yang positif untuk belajar bagi semua siswa.

Saldo TikTok Vilmei Habis Tersisa Rp1 Juta, Polisi Bongkar Modus Karyawan Pelaku

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan