Berita Nasional
Beranda / Berita Nasional / Ridho Rahmadi Mundur sebagai Ketum Partai Ummat, Menantu Amien Rais Ungkap Alasannya

Ridho Rahmadi Mundur sebagai Ketum Partai Ummat, Menantu Amien Rais Ungkap Alasannya

Ridho Rahmadi Mundur sebagai Ketum Partai Ummat, Menantu Amien Rais Ungkap Alasannya

Ridho Rahmadi secara resmi mengumumkan pengunduran dirinya dari posisi Ketua Umum Partai Ummat. Keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan kesulitan yang dihadapinya dalam membagi waktu antara tanggung jawab di partai dan jabatannya sebagai Direktur di sebuah politeknik yang fokus pada kecerdasan buatan (AI).

Ansufri ID Sambo, yang kini menjabat sebagai Pelaksana Tugas Ketua Umum Partai Ummat, mengungkapkan bahwa Ridho telah berusaha menjalankan kedua peran tersebut secara bersamaan selama kurang lebih satu tahun. Menurut Sambo, situasi ini memaksa Ridho untuk melakukan perjalanan bolak-balik antara dua kota, yang ternyata menguras tenaga dan perhatian yang diperlukan untuk masing-masing tugas.

Sambo menyatakan, “Alasan utama Mas Ridho Rahmadi mundur adalah karena beliau kesulitan untuk membagi waktu, pikiran dan tenaga antara Partai Ummat dan posisi beliau sebagai Direktur politeknik AI yang baru berumur setahun.” Keduanya, posisi di partai dan di lembaga pendidikan, memerlukan konsentrasi dan dedikasi yang sangat besar dari Ridho.

Dalam upaya untuk memenuhi kedua tanggung jawab secara bersamaan, Ridho melakukan perjalanan rutin antara Yogyakarta dan Jakarta. Namun, upaya tersebut ternyata berdampak pada kesehatan fisiknya. Sambo menjelaskan, “Beliau sudah mencoba selama 1 tahun ini bolak-balik Jogja-Jakarta untuk menjalankan kedua tugas tersebut bersamaan, tapi akhirnya fisik beliau tidak kuat juga.”

Keputusan untuk mundur yang diambil oleh Ridho bukan hanya didasarkan pada masalah pembagian waktu dan kesehatan, tetapi juga merupakan hasil dari proses refleksi dan konsultasi yang mendalam. Sebelum memutuskan untuk mundur, Ridho telah berdiskusi dengan Amien Rais, keluarga, dan Sekretaris Majelis Syuro Partai Ummat.

6 Mahasiswa Diduga Putus Kuliah Akibat Perubahan Desil, Pramono Minta Data KJMU Diverifikasi Kembali

Menurut Sambo, keputusan ini diambil Ridho setelah melalui pertimbangan yang matang. Meskipun tidak lagi menjabat sebagai Ketua Umum, Ridho memastikan akan tetap berkontribusi dalam Partai Ummat.

Sambo menjelaskan, “Beliau dengan bulat hati memutuskan untuk mundur dari Ketum Partai Ummat tapi tetap berkiprah di partai sebagai anggota majelis syuro.” Hal ini menunjukkan komitmen Ridho untuk tetap terlibat dalam kegiatan partai meskipun telah melepaskan jabatan puncaknya.

Pengunduran Ridho Rahmadi dari posisi Ketua Umum Partai Ummat menggarisbawahi tantangan yang dihadapi banyak pemimpin yang harus membagi waktu antara berbagai tanggung jawab. Keputusan ini diambil setelah melalui proses yang tidak mudah dan berdampak pada kesehatan serta kesejahteraan pribadi. Ridho tetap berkomitmen untuk berkontribusi kepada partai, meskipun ia telah melepaskan jabatan puncak yang dipegangnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan