Gaya Hidup
Beranda / Gaya Hidup / WNA Tendang Warga Lokal dari Grup WhatsApp Jual Beli Preloved di Amed Bali, Aksinya Viral

WNA Tendang Warga Lokal dari Grup WhatsApp Jual Beli Preloved di Amed Bali, Aksinya Viral

WNA Tendang Warga Lokal dari Grup WhatsApp Jual Beli Preloved di Amed Bali, Aksinya Viral

Aksi Warga Negara Asing atau WNA kembali berulah di Bali, Indonesia kembali jadi berita viral di jagad maya pada Kamis 30 Juli 2026.

Belakangan ini, seorang Warga Negara Asing menjadi sorotan publik karena melakukan tindakan sepihak yang mengejutkan.

Ia mengeluarkan seluruh warga lokal Indonesia dari Grup WhatsApp yang digunakan untuk jual beli barang preloved atau barang bekas.

WNA yang menjadi perhatian ini diketahui bernama Sergei Melnikov, sebuah nama yang umum ditemukan di kalangan warga negara Eropa Timur, seperti Belarusia, Rusia, dan Ukraina.

Sergei Melnikov adalah pencipta grup WhatsApp bernama “Garage Sales in Amed”.

Profil Christian Giacobbe: Komedian Italia yang Mengungkap Aksi WNA Sergei Melnikov di Grup Jual Beli Online Preloved Amed Bali

Grup ini mengumpulkan banyak akun yang mempertemukan penjual dan pembeli barang preloved di Amed, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem, Bali.

Amed sendiri dikenal dengan pemandangan yang menakjubkan, termasuk pantai dengan pasir hitam vulkanik yang menghiasi hampir seluruh garis pantainya.

Selain itu, keindahan bawah laut di wilayah ini juga sangat cocok untuk aktivitas snorkeling dan diving.

Di sisi lain, panorama megah Gunung Agung dapat dinikmati dari kawasan timur laut Pulau Bali ini, menjadikannya salah satu destinasi favorit wisatawan asing.

Aksi Sergei Melnikov yang mengeluarkan semua nomor WhatsApp dengan kode +62 dari grup Garage Sales in Amed tersebut menciptakan kehebohan di kalangan netizen.

Promo Kemerdekaan HUT ke-81 RI: Agus Masuk Gratis di Aviary Park Sepanjang Bulan

Hal ini dianggap sebagai tindakan rasis yang merugikan warga lokal yang juga bergabung dalam grup jual beli barang bekas ini.

Baru-baru ini, Sergei Melnikov memberikan penjelasan terkait alasannya mengeluarkan akun WhatsApp dengan kode +62 dari grup tersebut.

Ia menjelaskan bahwa warga lokal Indonesia yang ada di dalam grup tidak mematuhi aturan yang telah ditetapkannya.

Menurut Sergei, grup ini awalnya dibuat sebagai platform untuk ekspatriat yang ingin melakukan jual beli online di Amed, Bali.

Namun, seiring waktu grup ini berkembang dengan banyaknya warga lokal yang bergabung.

Video Yank Uwes Yank Viral, Pemeran Wanita Diduga Pelajar Madrasah Aliyah Negeri Banyuwangi

Ia pun memutuskan untuk mengeluarkan nomor WhatsApp yang dianggap tidak memenuhi kriteria keanggotaan, yaitu para ekspatriat.

Sergei menjelaskan bahwa keputusannya untuk menendang keluar warga lokal bertujuan untuk memberikan rasa aman kepada anggota asing di grup tersebut.

“Grup ini seharusnya diperuntukkan bagi komunitas ekspatriat,” ujarnya.

“Namun, karena semakin banyak warga lokal bergabung dan mulai mengabaikan aturan, saya memutuskan mengeluarkan mereka agar seluruh warga asing merasa lebih aman,” lanjutnya.

“Saya bisa memasukkan kembali mereka yang berjanji akan mematuhi aturan,” tambahnya.

“Tolong jangan menganggap ini sebagai sesuatu yang bersifat pribadi,” tutupnya dalam penjelasannya mengenai pengusiran warga lokal dari Grup WhatsApp “Garage Sales in Amed”.

Aksi Sergei Melnikov dan grup WhatsApp Garage Sales in Amed ini sebelumnya terungkap oleh Warga Negara Asing lainnya, yaitu Christian Giacobbe.

Christian adalah seorang konten kreator asal Italia yang juga seorang komedian dan aktif di Stand Up Comedy.

Ia menyayangkan tindakan yang diambil Sergei Melnikov.

WNA RASIS - Unggahan Christian Giacobbe soal WNA yang viral mengeluarkan atau meng-kick warga lokal di Bali dari grup jual beli online barang preloved Garage Sales in Amed, beberapa waktu lalu.
WNA RASIS – Unggahan Christian Giacobbe soal WNA yang viral mengeluarkan atau meng-kick warga lokal di Bali dari grup jual beli online barang preloved Garage Sales in Amed, beberapa waktu lalu.

Ia mengunggah video yang menunjukkan ketidaksetujuannya terhadap tindakan Sergei Melnikov di akun Instagram pribadinya.

“Can we stop this,” tulisnya singkat.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan