Mega Satria telah menjadi nama yang dikenal di industri energi migas tanah air.
Sebagai salah satu alumni SMA Taruna Nusantara, ia kini memegang posisi strategis di perusahaan minyak milik negara, PT Pertamina.
Posisi yang diembannya adalah Direktur Keuangan Pertamina, menggantikan Emma Sri Martini yang dipindahkan ke jabatan baru sebagai Direktur Strategi Portofolio dan Pengembangan Usaha.
Mega Satria, yang merupakan bagian dari angkatan ke-3 atau TN-3 di SMA Taruna Nusantara, resmi menjabat Direktur Keuangan mulai Februari 2026. Penunjukannya mengikuti perombakan besar di jajaran direksi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di sektor energi dan migas.
Sebagai Direktur Keuangan, Mega Satria bertanggung jawab atas pengelolaan keuangan perusahaan yang menjadi salah satu pilar penting dalam mendukung operasional dan strategi bisnis Pertamina. Dalam peran ini, ia diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap kinerja keuangan dan pengembangan berkelanjutan perusahaan.
Perombakan direksi di PT Pertamina tidak hanya melibatkan Mega Satria. Berikut adalah daftar lengkap jabatan baru di manajemen Pertamina:
- Direktur Utama: Simon Aloysius Mantiri
- Wakil Direktur Utama: Oki Muraza
- Direktur Manajemen Risiko: Ahmad Siddik Badruddin
- Direktur Strategi, Portofolio dan Pengembangan Usaha: Emma Sri Martini
- Direktur Logistik dan Infrastruktur: Jaffee Arizon Suardin
- Direktur Keuangan: Mega Satria
Perubahan ini merupakan langkah strategis dalam upaya memperkuat struktur manajemen dan meningkatkan efektivitas operasional di PT Pertamina. Dengan pengalaman dan latar belakang yang dimiliki, Mega Satria diharapkan mampu membawa inovasi dan perubahan positif dalam perusahaan.
Melihat perjalanan karir Mega Satria, ia dikenal sebagai profesional yang memiliki dedikasi tinggi dalam bidangnya. Sebelum menjabat di posisi penting saat ini, ia telah melalui berbagai pengalaman kerja yang memperkaya wawasan dan kemampuannya di industri energi.
Dengan berbagai tantangan yang dihadapi oleh PT Pertamina, termasuk dinamika pasar energi global dan tuntutan untuk bertransformasi ke energi yang lebih berkelanjutan, peran Mega Satria akan sangat krusial dalam mengarahkan perusahaan ke arah yang lebih baik.
Transformasi ini mencakup tidak hanya pengelolaan yang efisien, tetapi juga pendekatan inovatif dalam pengembangan produk dan layanan yang lebih ramah lingkungan. Mega Satria, dengan latar belakang pendidikan yang solid dan pengalaman di bidang keuangan, siap menghadapi tantangan tersebut.
Secara keseluruhan, kehadiran Mega Satria di posisi Direktur Keuangan PT Pertamina mencerminkan harapan yang besar untuk memperkuat posisi perusahaan di pasar energi nasional dan internasional. Hal ini juga menunjukkan komitmen PT Pertamina untuk terus beradaptasi dan berinovasi dalam menghadapi perkembangan industri migas yang terus berubah.



Komentar