Viral
Beranda / Viral / Profil Jessica Mila: Dugaan Masuk Pulau Padar Saat Pelayaran Ditutup dan Sorotan Terbaru

Profil Jessica Mila: Dugaan Masuk Pulau Padar Saat Pelayaran Ditutup dan Sorotan Terbaru

Profil Jessica Mila: Dugaan Masuk Pulau Padar Saat Pelayaran Ditutup dan Sorotan Terbaru

Nama aktris Jessica Mila kembali menarik perhatian publik setelah momen liburannya bersama suaminya, Yakup Hasibuan, di Taman Nasional Komodo, Nusa Tenggara Timur. Perbincangan itu muncul lantaran rombongan mereka diduga mengunjungi Pulau Padar di saat penjadwalan pelayaran wisata ke kawasan tersebut masih terhambat oleh cuaca yang kurang mendukung.

Jessica Mila Agnesia Damanik, aktris kenamaan Indonesia, telah mengukir karier panjang di industri hiburan. Perempuan kelahiran 3 Agustus 1992, di Langsa, Aceh, ini terkenal melalui berbagai sinetron, film televisi, dan film layar lebar.

Ia adalah lulusan Universitas Bina Nusantara dan mulai terjun ke dunia hiburan saat masih di bangku sekolah dasar. Pada usia sekitar 10 tahun, Jessica menerima tawaran casting saat berbelanja bersama ibunya di pusat perbelanjaan.

Kesempatan itu menjadi awal mula karier aktingnya, yang dimulai dengan penampilannya dalam sinetron Cinta SMU pada tahun 2002. Sejak saat itu, ia berhasil mendapatkan berbagai peran, termasuk di sinetron Sentuh Hatiku, Nikita, dan Yusra dan Yumna.

Popularitasnya semakin meningkat setelah ia memerankan tokoh utama dalam sinetron Ganteng Ganteng Serigala pada tahun 2014, yang membuka jalan bagi perkembangan kariernya di dunia perfilman.

Santri di Banyuasin Diduga Dianiaya Ustaz, Mata Lebam Viral dan Dilaporkan ke Polisi

Debut film Jessica Mila dimulai dengan film Slank Nggak Ada Matinya pada tahun 2013. Salah satu pencapaian pentingnya tercatat dalam film Imperfect: Karier, Cinta & Timbangan di tahun 2019, di mana ia berperan sebagai Rara dan melakukan perubahan fisik guna mendalami karakternya.

Peran tersebut membawanya meraih penghargaan sebagai Pemeran Utama Wanita Terpuji dalam Festival Film Bandung 2020.

Di sisi kehidupan pribadi, Jessica Mila menikah dengan Yakup Hasibuan pada 5 Mei 2023. Sebelumnya, pasangan ini menjalin hubungan selama kurang lebih satu tahun, dan Yakup melamarnya di Bali pada Agustus 2022.

Perhatian publik kembali tertuju pada Jessica Mila setelah ia membagikan momen perjalanan pada 9 Agustus 2026. Dalam unggahan yang beredar di media sosial, Jessica dan Yakup terlihat berlibur di Pulau Padar bersama pasangan Merdi Octav Sahetapy dan Rama Sahetapy, lengkap dengan anak-anak mereka.

Perjalanan ini menarik perhatian karena pada saat itu akses pelayaran wisata menuju Pulau Padar serta Pulau Komodo masih dalam keadaan dibatasi oleh Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Labuan Bajo.

Sopir Taksi Online di Jakbar Jadi Tersangka Pelecehan Penumpang, Viral!

Pembatasan ini diberlakukan mulai 6 hingga 10 Agustus 2026 sebagai langkah pencegahan terkait kondisi cuaca buruk dan gelombang tinggi yang diperkirakan mencapai 2,6 meter di perairan Taman Nasional Komodo.

Selama masa pembatasan itu, jenis kapal wisata seperti phinisi, open deck, dan speedboat tidak diperbolehkan mengangkut wisatawan ke Pulau Padar maupun Pulau Komodo. Surat Persetujuan Berlayar (SPB) untuk periode tersebut hanya dikeluarkan bagi kapal yang menuju Pulau Rinca.

Kondisi ini menimbulkan sejumlah pertanyaan dari pelaku wisata di Labuan Bajo mengenai bagaimana rombongan Jessica Mila dapat mencapai Pulau Padar saat pembatasan masih berlaku.

Ketua Asosiasi Speedboat (Asset) Labuan Bajo, Rusding, menyatakan perlunya penindakan jika nantinya terbukti ada pelanggaran. Ia menegaskan, “Saat cuaca buruk, kalau maklumatnya tidak berlayar, kita harus taat. Harapan kami, tidak melukai hati teman-teman ini, yang lain diistimewakan.”

Bagi Rusding, isu ini bukan hanya soal perjalanan satu rombongan, melainkan juga berdampak pada pelaku usaha wisata lainnya yang terpaksa membatalkan perjalanan yang sudah dipesan oleh wisatawan.

Viral Pencuri Ayam Tewas Dikeroyok, DPR Ingatkan Kekerasan Bukan Solusi

“Penutupan pelayaran membuat banyak teman-teman yang rugi. Sudah terima DP (uang muka) lalu di-cancel, pengembaliannya repot sementara mereka sudah siapkan akomodasi,” tambahnya.

Oleh karena itu, para pelaku usaha meminta agar perlakuan terhadap semua pihak dalam aktivitas wisata dan pelayaran dapat dilakukan secara adil dan setara.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan