REHABILITASI sejumlah fasilitas yang mampu menjaga ketahanan air di Indonesia terus menjadi langkah yang dilakukan Menteri Pekerjaan Umum (Menteri PU) Dody Hanggodo dan jajarannya di Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU).
Terbaru, Menteri Dody Hanggodo dan jajarannya di Kemen PU berhasil menggelar upaya rehabilitasi Embung Ulu Benua di Desa Ulu Benua, Kecamatan Amonggedo, Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara.
Proses rehabilitasi Embung Ulu Benua ini, dikerjakan oleh Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi IV Kendari.
Dan ditargetkan mampu memperkuat ketahanan air daerah melalui rehabilitasi infrastruktur sumber daya air yang ada di Indonesia.
Langkah ini, menurut menteri PU, memiliki peran penting dalam memperkuat ketahanan air dan pangan nasional.
Untuk itulah, pihaknya terus menggenjot pembangunan dan rehabilitasi infrastruktur sumber daya air nasional.
Seperti bendungan, bendung, embung, dan waduk.
“Pembangunan infrastruktur air seperti bendungan, bendung, embung, dan waduk memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Infrastruktur tampungan air juga menjadi bagian dari solusi jangka panjang untuk menghadapi risiko kekeringan dan perubahan pola cuaca,” ujar Menteri Dody Hanggodo dalam rilis yang diterima MACI News, Jumat (2/10/2026).
Mampu Tampung Air dalam Jumlah Besar
Dari rehabilitasi ini, Menteri Dody Hanggodo menjelaskan, akan didapatkan peningkatan kemampuan embung menampung air dalam debit yang lebih baik.
Yakni dengan daya tampung yang meningkat menjadi sekitar 36.000 m³.
Hingga saat ini, progres fisik pekerjaan telah mencapai 81 persen dan ditargetkan selesai pada akhir 2026.
Setelah berfungsi secara optimal, Embung Ulu Benua diharapkan dapat mendukung ketersediaan air untuk pertanian.
Embung tersebut juga berperan dalam konservasi dan pengelolaan sumber daya air melalui penyimpanan yang dapat dimanfaatkan sesuai kebutuhan.
Optimalisasi fungsi embung diharapkan turut mendukung pengaturan pola tanam agar kegiatan pertanian dapat disesuaikan dengan kondisi ketersediaan air.
Kementerian PU terus mendorong pembangunan infrastruktur sumber daya air yang tidak hanya berfungsi sebagai penyedia air, tetapi juga meningkatkan ketahanan wilayah terhadap risiko banjir dan kekeringan. (*)



Komentar