Komisi III DPR RI baru-baru ini memberikan persetujuan kepada Komisaris Jenderal Polisi (Komjen Pol) Suyudi Ario Seto sebagai calon Kapolri yang akan menggantikan Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Keputusan ini diambil setelah seluruh anggota Komisi III yang mewakili delapan fraksi menyatakan dukungan secara aklamasi dalam sesi uji kelayakan dan kepatutan.
Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, mengajukan nama Suyudi untuk diusulkan sebagai calon tunggal Kapolri. Dalam rapat tersebut, Habiburokhman bertanya, “Kita langsung sama secara aklamasi dapat disetujui?” Pertanyaan ini dijawab serempak oleh anggota Komisi III DPR dengan kata “Setuju.”
Dengan adanya persetujuan ini, langkah selanjutnya bagi Suyudi adalah mengikuti proses resmi yang akan dibahas dalam Rapat Paripurna DPR. Hasil dari uji kelayakan dan kepatutan ini akan mendapatkan persetujuan resmi sebelum proses pengangkatan oleh Presiden dilaksanakan.
Suyudi Ario Seto telah diusulkan sebagai kandidat tunggal untuk mengisi posisi Kapolri yang ditinggalkan oleh Listyo Sigit Prabowo. Dukungan yang diberikan oleh seluruh fraksi di Komisi III menjadikan proses pengambilan keputusan dalam rapat berjalan dengan lancar dan cepat.
Persetujuan ini merupakan bagian dari mekanisme yang ada dalam tubuh kelembagaan terkait pergantian pimpinan Polri. Setelah melalui tahapan di Komisi III, keputusan ini selanjutnya akan dibawa untuk dibahas dan disetujui dalam Rapat Paripurna DPR.
Menurut informasi yang terungkap dalam rapat tersebut, pelantikan Kapolri yang baru direncanakan akan dilakukan bersamaan dengan agenda perombakan kabinet atau reshuffle yang sudah dijadwalkan pada sore hari itu.
Sebelum diusulkan sebagai calon Kapolri, Suyudi Ario Seto mengemban tugas sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) semenjak Agustus 2025. Dia merupakan seorang perwira tinggi Polri yang memiliki berbagai pengalaman di sejumlah jabatan strategis dalam kepolisian.
Karier kepolisian Suyudi tidak diragukan lagi, mengingat ia pernah menjabat sebagai Kapolda Banten dan Wakapolda Metro Jaya. Pengalaman-pengalaman tersebut menjadikannya sebagai kandidat yang patut dipertimbangkan untuk posisi Kapolri, mengingat tantangan yang akan dihadapi oleh kepolisian di masa mendatang.
Dengan latar belakang yang mumpuni dan dukungan yang kuat dari berbagai fraksi, diharapkan Suyudi mampu menjalankan amanah sebagai Kapolri dengan baik. Proses transisi kepemimpinan ini tidak hanya penting bagi institusi Polri tetapi juga bagi masyarakat, yang mengharapkan adanya peningkatan dalam pelayanan dan penegakan hukum di Indonesia.



Komentar