Politik & Pemerintahan
Beranda / Politik & Pemerintahan / Kementerian PU Pulihkan SPAM di Padang, 6.000 Sambungan Rumah Kembali Normal Setelah Banjir

Kementerian PU Pulihkan SPAM di Padang, 6.000 Sambungan Rumah Kembali Normal Setelah Banjir

Kementerian PU Pulihkan SPAM di Padang, 6.000 Sambungan Rumah Kembali Normal Setelah Banjir

Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan Sumatera Barat tengah melakukan pemulihan terhadap beberapa Sistem Penyediaan Air Minum yang mengalami kerusakan akibat banjir yang melanda pada tanggal 9 dan 10 Oktober 2026. Upaya ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan air bersih bagi masyarakat tetap terjaga.

Banjir yang terjadi berdampak pada tiga infrastruktur penyedia air, yaitu SPAM Guo Kuranji, SPAM Palukahan, dan SPAM Gunung Pangilun. Di SPAM Guo Kuranji, air yang mengalir dengan deras telah merusak bangunan intake hingga jebol serta memutuskan jaringan pipa transmisi yang ada. Sementara itu, intake di SPAM Palukahan terhalang oleh material yang dibawa oleh banjir.

Di sisi lain, pekerjaan pembangunan prasedimen di SPAM Gunung Pangilun mengalami kendala karena lokasi tersebut terendam air. Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, menjelaskan bahwa melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya, Kementerian PU berkomitmen untuk menjaga kelangsungan penyediaan air bersih di tengah upaya pemulihan pascabencana. “Teman-teman dari Cipta Karya memastikan aliran PDAM tidak terganggu. Walaupun kemarin terganggu karena terdampak bencana, nanti ditangani dengan cepat. Tinggal masalah-masalahnya ini ada di sungainya dan di hulu di sana,” ungkap Menteri Dody.

Salah satu infrastruktur yang mendapatkan perhatian utama adalah SPAM Guo Kuranji, yang berfungsi penting dalam memenuhi kebutuhan air minum bagi warga. Infrastruktur ini memiliki kapasitas produksi mencapai 80 liter per detik dan melayani sekitar 10.000 sambungan rumah. Kepala BPBPK Sumatera Barat, Maria Doeni Isa, mengungkapkan bahwa banjir mengakibatkan pipa transmisi sepanjang 150 meter dengan diameter 300 milimeter terputus, yang berdampak pada gangguan layanan air bagi 6.000 sambungan rumah.

“Pada Sabtu kemarin kami sudah menyambung dan menyelesaikan perbaikannya, sehingga pemulihan pelayanan terhadap 6.000 SR tersebut sudah teratasi,” kata Doeni. Kerusakan pada SPAM Guo Kuranji terjadi setelah infrastruktur ini beberapa kali terdampak banjir di bulan Februari, Agustus, dan Oktober 2026. Hal ini berdampak pada progres fisik pekerjaan yang sebelumnya mencapai 80 persen, kini turun menjadi sekitar 60 persen akibat rusaknya bangunan intake.

Pemulihan Permukiman Pascabanjir di Padang oleh Kementerian PU

Pekerjaan perbaikan intake SPAM Guo Kuranji dilakukan oleh PT Hutama Karya, yang meliputi penanganan bangunan intake, mercu bendung, serta sayap intake dan mercu. Project Manager PT Hutama Karya, Asih Abdurrahman, menyatakan bahwa perbaikan dilaksanakan dengan mempertimbangkan tingkat kerusakan dan kondisi lapangan, serta kebutuhan untuk mengembalikan fungsi infrastruktur. “Alhamdulillah, kami berhasil memperbaikinya kembali. Saat ini kami hanya perlu membersihkan lokasi dan mengatur ulang pengecoran agar dapat membangun bendung kembali. Penyelesaian pekerjaan di Kota Padang ini ditargetkan pada Desember 2026 sesuai kontrak,” ujar Asih.

Untuk mendukung pemulihan yang berkelanjutan, BPBPK Sumatera Barat telah menyiapkan Detail Engineering Design untuk rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur SPAM yang terdampak. Estimasi biaya yang dibutuhkan untuk penanganan darurat terhadap 12 SPAM yang terpengaruh banjir mencapai Rp134 miliar. Dengan kerugian yang ditimbulkan akibat kerusakan yang terjadi secara berulang diperkirakan berkisar antara Rp20 miliar hingga Rp25 miliar.

BPBPK Sumatera Barat terus berupaya menuntaskan penanganan infrastruktur SPAM yang terdampak dengan fokus pada pemulihan fungsi dan kesinambungan layanan air minum. Diharapkan, langkah-langkah perbaikan yang dilakukan dapat mempercepat normalisasi layanan di daerah yang terdampak banjir sehingga kebutuhan air bersih bagi masyarakat dapat kembali terpenuhi.

Menteri Ekraf Teuku Riefky Harsya Berkolaborasi dengan ICCN untuk Mendorong Produk Kreatif Daerah Masuk Pasar Global

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan