Wakil Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Ronald Aristone Sinaga, atau yang akrab disapa Bro Ron, mengungkapkan bahwa sejumlah kader di berbagai daerah menginginkan agar Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo, menduduki posisi Ketua Umum PSI. Aspirasi ini muncul setelah Bro Ron melakukan pertemuan dengan Jokowi di kediamannya di Sumber, Solo, baru-baru ini.
Dalam kunjungannya yang berlangsung pada Rabu, 21 Oktober 2026, Bro Ron hadir bersama sejumlah anggota untuk menyampaikan harapan para kader agar Jokowi segera mengisi posisi struktural di partai dengan lambang gajah tersebut. Ia menyatakan, “Kehadiran kami di sini untuk menindaklanjuti permohonan kader-kader kami yang ada di daerah yang sudah tidak sabar lagi, Bapak naik one level lagi.”
Menariknya, dorongan untuk menjadikan Jokowi sebagai Ketua Umum PSI tidak hanya datang dari satu daerah. Bro Ron menyebutkan, contohnya pengurus PSI dari Cirebon yang mengungkapkan aspirasi serupa sekitar dua minggu sebelum pertemuan tersebut.
Lebih jauh, Bro Ron menjelaskan bahwa keinginan kader tidak hanya terfokus pada jabatan ketua umum saja. Sebagian dari mereka juga berharap agar Jokowi dapat menjabat sebagai dewan pembina dalam struktur kepengurusan PSI. “Ada yang menginginkan jadi ketua umum, ada yang menjadi pembina, semua kita tampung. Tidak ada yang kita tahan, tidak ada yang kita sembunyikan,” ujarnya.
Ketua Harian DPP PSI, Ahmad Ali, sebelumnya juga mengungkapkan harapannya mengenai posisi Jokowi di dewan pembina. Namun, perlu dicatat bahwa aspirasi tersebut belum menjadi keputusan final mengenai jabatan yang akan diambil oleh Jokowi.
Bro Ron menegaskan, PSI tetap akan membuka ruang bagi masukan dari kader yang berada di tingkat akar rumput. Ia menekankan bahwa partai yang dipimpinnya mengusung prinsip keterbukaan dalam menerima aspirasi anggotanya.
Namun demikian, keputusan terkait posisi Jokowi dalam struktur partai masih harus mengikuti mekanisme internal PSI. Bro Ron juga menegaskan bahwa Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep, memiliki peran penting dalam menentukan arah keputusan tersebut.
Menanggapi pertanyaan mengenai respons Jokowi terhadap usulan ini, Bro Ron belum memberikan jawaban yang pasti. Ia meminta masyarakat untuk bersabar menunggu perkembangan selanjutnya. “Kita lihat lagi nanti surprisenya ya. Sama seperti di Bandung menunjukkan kartu itu kan surprise. Kita tunggu aja surprise-nya,” kata Bro Ron.
Ia juga membuka kemungkinan bahwa pengumuman mengenai posisi Jokowi dapat dilakukan dalam agenda PSI di Surabaya yang dijadwalkan pada Kamis, 22 Oktober 2026. Meskipun demikian, ia tidak dapat memastikan kapan pengumuman tersebut akan dilaksanakan.
“Bisa saja di Surabaya, bisa juga nantinya. Intinya, pesan dari akar rumput sudah kita sampaikan ke Bapak,” tambahnya.
Bro Ron meyakini bahwa jika Jokowi bergabung dalam struktur kepengurusan PSI, hal itu dapat memberikan dampak positif bagi partai. Ia menilai mantan presiden tersebut masih memiliki daya tarik yang besar di kalangan masyarakat. Ia mengacu pada antusiasme warga saat Jokowi berkunjung ke berbagai daerah, di mana banyak dari mereka yang ingin bersalaman atau berfoto dengan mantan presiden tersebut.
Namun, hingga saat ini, tidak ada kepastian bahwa Jokowi akan menjadi Ketua Umum PSI. Usulan terkait jabatan ketua umum atau dewan pembina yang disampaikan oleh kader masih perlu dipisahkan dari keputusan resmi partai.



Komentar