Gempa bumi susulan dengan kekuatan magnitudo 6,0 kembali mengguncang masyarakat Gorontalo pada Senin, 8 Juni 2026, tepatnya pada pukul 08.55 Wita. Guncangan ini terjadi setelah sebelumnya, sekitar satu jam, wilayah selatan Mindanao, Filipina, merasakan gempa utama yang lebih kuat dengan magnitudo 7,7.
Kepala Stasiun Geofisika BMKG Gorontalo, Andri Wijaya, menjelaskan bahwa gempa susulan tersebut mempunyai pusat di laut dengan koordinat 5,41 derajat Lintang Utara dan 125,29 derajat Bujur Timur. Lokasi pusat gempa berada sekitar 201 kilometer barat laut Kota Tahuna, yang terletak di Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara.
Andri menambahkan, “Gempa susulan ini terjadi pada kedalaman 10 kilometer.” Meskipun kekuatannya lebih rendah dibandingkan dengan gempa utama, getaran yang diakibatkannya masih dapat dirasakan di berbagai daerah. Berdasarkan laporan dari BMKG, intensitas guncangan di Kabupaten Gorontalo mencapai skala III MMI.
Sementara itu, di wilayah Manado, getaran yang dirasakan berkisar antara skala II hingga III MMI. Kota Gorontalo dan Minahasa Utara, bersama dengan sejumlah daerah sekitarnya, melaporkan guncangan pada skala II MMI. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun gempa susulan tidak sekuat gempa utama, dampak getaran masih cukup signifikan bagi masyarakat di area tersebut.
Dalam situasi seperti ini, penting bagi masyarakat untuk tetap waspada dan mengikuti petunjuk dari pihak berwenang. BMKG menyarankan agar warga selalu siap dengan rencana darurat dan menghindari bangunan yang berpotensi tidak aman. Kesiapsiagaan sebelum dan sesudah terjadi gempa sangatlah penting untuk meminimalisir risiko yang mungkin muncul.
Gempa bumi adalah fenomena alam yang tidak dapat diprediksi dengan akurasi tinggi, sehingga pemahaman masyarakat mengenai tanda-tanda dan tindakan yang harus diambil sangatlah penting. Edukasi mengenai risiko gempa serta pelatihan evakuasi dapat membantu masyarakat untuk mengurangi panik dan mengatasi situasi darurat dengan lebih baik.
Kejadian gempa bumi susulan di Gorontalo menjadi pengingat bagi kita semua akan kekuatan alam yang tidak terduga. Masyarakat diharapkan untuk tetap tenang dan terus berkoordinasi dengan lembaga terkait untuk mendapatkan informasi yang akurat dan terkini tentang kondisi terkini. Dengan pemahaman dan kesiapsiagaan yang baik, diharapkan dampak dari fenomena ini dapat diminimalisir.



Komentar