MENTERI Pekerjaan Umum (Menteri PU) Dody Hanggodo merinci update pengerjaan pemulihan jalan nasional di jalur Tapan-Batas Jambi.
Menurut Dody Hanggodo, jajarannya di Kementerian PU bekerja tanpa lelah tanpa jeda!
Demi segera memastikan jalur jalan nasional yang menghubungkan Provinsi Sumatera Barat – Provinsi Jambi tersebut bisa segera operasional penuh seperti sediakala.
Hasilnya, sejumlah titik yang awalnya tertutup total akibat longsor, kini tak hanya sepenuhnya fungsional saja.
Beberapa di antaranya bahkan sudah bisa dioperasikan normal.
Tanpa sistem buka tutup, alias sudah bisa digunakan dua jalur seperti biasa sebelum dihantam bencana longsor.
“InsyaAllah, dengan ikhtiar bersama seluruh unsur di lapangan, penanganan dapat terus dipercepat,” ujar Menteri PU Dody Hanggodo, dalam rilis yang diterima MACI News Minggu (18/10/2026).
Lebih lanjut, Dody Hanggodo mengungkapkan, ikhtiar tanpa henti dalam penanganan jalan nasional Jalur Tapan–Batas Jambi yang ada di wilayah Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat ini juga sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.
Terutama dalam bentuk nyata hadirnya pemerintah membantu warga.
“Sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, pemerintah akan terus hadir dan memberikan dukungan yang dibutuhkan masyarakat,” kata Menteri Dody Hanggodo melanjutkan.
Hingga Kamis (15/10/2026), sejumlah titik longsor yang ditangani melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat (Sumbar) ini telah kembali fungsional dengan dua jalur.
Sementara beberapa titik lainnya masih diberlakukan sistem buka tutup satu jalur.
Untuk mendukung percepatan penanganan, BPJN Sumbar mengerahkan sembilan unit alat berat dan kendaraan operasional.
Yang terdiri dari empat unit excavator, satu unit excavator mini, dua unit wheel loader, satu unit motor grader, serta lima unit dump truck.

NORMALISASI JALAN – Pekerja dari Kementerian PU berjibaku membersihkan lumpur longsor dalam upaya normalisasi jalan nasional jalur Tapan-Batas Jambi di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat belum lama ini. Menteri PU Dody Hanggodo memperbarui normalisasi jalur ini, di mana di antaranya sejumlah titik sudah normal sepenuhnya. Berikut selengkapnya, Minggu (18/10/2026). OFFICIAL BIRO KOMUNIKASI PUBLIK KEMENTERIAN PU/REPRO
Peralatan tersebut ditempatkan sesuai kebutuhan penanganan di sejumlah titik terdampak.
Pekerjaan pun dilakukan secara bertahap. Di KM 228+100, pembersihan sisa tanah longsor terus dilakukan dan material diangkut ke lokasi pembuangan dengan menggunakan 1 unit excavator dan dump truck 3 unit.
Sementara itu, di KM 228+400, pembersihan telah diselesaikan pada dua dari tiga titik longsoran. Satu titik lainnya memerlukan penanganan khusus karena terdapat batu berukuran besar.
Pembersihan material juga dilakukan di KM 230+050, sedangkan pembersihan saluran dari material longsor di KM 231+200 telah selesai dilaksanakan.
Berdasarkan kondisi per 15 Oktober 2026 pukul 12.00 WIB, sejumlah titik telah kembali fungsional untuk dua jalur.
yaitu KM 229+700, KM 229+900, KM 230+400, KM 231+200, KM 231+800, dan KM 232+800.
Adapun KM 228+100 dan KM 228+400 telah fungsional dengan sistem buka-tutup satu jalur, sedangkan KM 230+050 masih fungsional satu jalur. (*)



Komentar