Berita Nasional
Beranda / Berita Nasional / Menteri PU: Pembangunan Kembali Ponpes Al-Khoziny Dukung Visi Asta Cita Presiden Prabowo

Menteri PU: Pembangunan Kembali Ponpes Al-Khoziny Dukung Visi Asta Cita Presiden Prabowo

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo kembali menegaskan dukungannya terhadap Asta Cita Presiden Prabowo belum lama ini
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo kembali menegaskan dukungannya terhadap Asta Cita Presiden Prabowo belum lama ini

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menyatakan bahwa pembangunan kembali Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Khoziny di Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, merupakan bagian dari dukungan terhadap visi pembangunan sumber daya manusia dalam Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

Progres konstruksi pesantren tersebut telah mencapai 98,77% hingga awal November 2026.

“Fasilitas pendidikan yang memadai menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung proses pembelajaran dan pembentukan sumber daya manusia,” tutur Dody.

Pembangunan kembali Ponpes Al-Khoziny dinilai menjadi wujud perhatian pemerintah terhadap penyediaan infrastruktur pendidikan yang aman dan berkualitas.

Upaya tersebut sejalan dengan Asta Cita yang menempatkan peningkatan kualitas pendidikan sebagai salah satu fondasi pembangunan nasional.

Susuri Kali Angke Sepanjang 3,5 Km, Menteri PU Instruksikan Normalisasi dan Pelebaran Sungai

Proyek yang berdiri di atas lahan seluas 4.100 meter persegi ini mulai dikerjakan sejak Desember 2025 dan ditargetkan tuntas pada Desember 2026.

Pembangunan mencakup gedung asrama santri dan ruang pendidikan setinggi lima lantai serta masjid empat lantai.

Bangunan pesantren dirancang menampung hingga 929 orang, terdiri atas santri jenjang ibtidaiyah, tsanawiyah, dan aliyah beserta para ustaz, dengan ruang belajar mengajar berkapasitas 792 orang.

Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Strategis Jawa Timur, Gusti Agung Ari Wibowo, menambahkan bahwa masjid empat lantai yang dibangun berkapasitas total 1.160 jamaah, dengan rincian lantai pertama 302 jamaah serta lantai kedua hingga keempat masing-masing 286 jamaah.

Ari menjelaskan, pembangunan tersebut didukung dokumen Detail Engineering Design (DED) yang mencakup struktur fondasi, struktur atas, arsitektur, serta sistem mekanikal, elektrikal, dan perpipaan (MEP).

Jokowi Tanggapi Tudingan Ijazah Palsu, Sebut 34 Juta Warga Percaya Padanya

Lingkup pekerjaan meliputi penyiapan lahan, pemasangan tiang pancang, pengecoran fondasi dan pile cap, pembangunan struktur atas, pekerjaan arsitektur, pemasangan sistem MEP, hingga pengujian dan commissioning.

“Seluruh tahapan tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan bangunan memenuhi persyaratan teknis dan kelayakan sebelum dimanfaatkan,” ujar Ari.

Dody menambahkan, pembangunan infrastruktur pendidikan seperti ini menjadi salah satu prioritas Kementerian PU dalam mendukung agenda pembangunan nasional.

Dengan progres yang mendekati penyelesaian, fasilitas pendidikan, asrama, dan masjid di Ponpes Al-Khoziny ditargetkan dapat segera dimanfaatkan pada akhir 2026, sehingga dapat memperkuat pembinaan karakter dan kehidupan keagamaan para santri sebagai bagian dari penyiapan generasi penerus bangsa. (hen)

Produksi Padi NTB Diproyeksikan Capai 1,73 Juta Ton pada 2026

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan