Politik & Pemerintahan
Beranda / Politik & Pemerintahan / Kementerian PU Luncurkan Sumur Bor untuk Mengatasi Krisis Air Bersih di Tidore Kepulauan

Kementerian PU Luncurkan Sumur Bor untuk Mengatasi Krisis Air Bersih di Tidore Kepulauan

Kementerian PU Luncurkan Sumur Bor untuk Mengatasi Krisis Air Bersih di Tidore Kepulauan

Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum tengah mempersiapkan pembangunan sumur bor di Kelurahan Tomagoba. Inisiatif ini bertujuan untuk memberikan akses air bersih bagi masyarakat yang terimbas kekeringan, khususnya bagi warga Gurabunga.

Masalah ketersediaan air bersih di kawasan tersebut menjadi fokus perhatian Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo saat ia melakukan kunjungan bersama Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda pada Rabu (28/10/2026). Dalam kesempatan itu, Menteri Dody menyampaikan keprihatinannya setelah mendengar bahwa masyarakat Gurabunga telah mengalami kesulitan mendapatkan air bersih selama puluhan tahun.

“Saya cukup kaget mendapat informasi bahwa ada daerah di Gurabunga yang sudah berpuluh-puluh tahun tidak mendapatkan air. Air ini tidak boleh terlewatkan karena merupakan kebutuhan hidup yang paling esensial bagi manusia,” ungkap Menteri Dody.

Ia menegaskan bahwa ketersediaan air harus menjadi prioritas dalam pembangunan infrastruktur dasar karena merupakan kebutuhan fundamental masyarakat. Hal ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto melalui Asta Cita, yang menekankan pada penguatan ketahanan air, pangan, dan energi.

Dalam langkah awal penanganan, Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Wilayah Sungai Maluku Utara akan membangun sumur bor di Kelurahan Tomagoba. Sumur tersebut direncanakan memiliki kapasitas aliran air sebesar 10 liter per detik dengan kedalaman pengeboran sekitar 100 meter.

MA Batalkan Surat Keterangan Gibran, Margarito Kamis: Indonesia Tidak Punya Wapres yang Sah Secara Hukum!

Sumber air baku ini diharapkan dapat mendukung distribusi air ke Gurabunga dengan membangun jaringan perpipaan secara bertahap. “Begitu mendapat informasi, saya langsung meminta teman-teman menyiapkan air bakunya terlebih dahulu. Selanjutnya, air tersebut akan diupayakan untuk disalurkan secara bertahap ke Gurabunga,” jelas Menteri Dody.

Setelah sumber air baku tersedia, langkah selanjutnya adalah pengadaan fasilitas penampungan atau reservoir, pompa, serta jaringan perpipaan oleh Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan Maluku Utara. Kegiatan ini mencakup pembangunan rumah pompa yang dilengkapi dengan panel surya, pemasangan pompa berkapasitas 10 liter per detik, serta instalasi pipa transmisi berbahan High-Density Polyethylene (HDPE) berdiameter 110 milimeter dengan panjang total sekitar 1.750 meter.

Selain pembangunan sumur bor, Kementerian Pekerjaan Umum juga merencanakan peninjauan terhadap beberapa potensi mata air di sekitar Gurabunga yang belum dimanfaatkan secara maksimal. Pemeriksaan ini bertujuan untuk menilai kondisi sumber mata air serta mengukur debitnya agar bisa dipertimbangkan sebagai alternatif pasokan air jika memenuhi persyaratan teknis.

“Tadi juga disampaikan ada mata air, tetapi kondisinya kurang terawat. Kita akan mengirim tim untuk memeriksa agar bisa menjadi sumber air cadangan. Kalau air dari mata air mencukupi, kita bisa memanfaatkannya,” kata Menteri Dody.

Pemenuhan kebutuhan air bersih di daerah tersebut akan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan ketersediaan sumber air dan kebutuhan penduduk di berbagai kelurahan. Secara keseluruhan, rencana pengembangan infrastruktur air bersih mencakup pembangunan 11 titik sumur air tanah, 7 unit reservoir, serta jaringan perpipaan dengan total panjang sekitar 11,86 kilometer.

Presiden Prabowo Terima Laporan Ekonomi: Manufaktur Ekspansi dan Neraca Dagang Surplus

Dengan adanya pembangunan infrastruktur ini, diharapkan jangkauan pelayanan air bersih dapat menjangkau sekitar 2.200 jiwa yang tinggal di Kelurahan Tomagoba, Forarora, dan Gurabunga. Ketersediaan sumber air baku yang didukung dengan sistem penyaluran yang memadai diharapkan mampu meningkatkan akses masyarakat terhadap air bersih, khususnya di daerah yang mengalami kekeringan.

Inisiatif ini merupakan bagian dari penguatan ketahanan air nasional yang dicantumkan dalam arahan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan