MENTERI Pekerjaan Umum atau Menteri PU Dody Hanggodo menginstruksikan jajarannya untuk menggelar mitigasi pencegahan bencana dari ancaman banjir bandang Galodo di Kabupaten Solok, Sumatera Barat.
Terbaru, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) yang dipimpin Dody Hanggodo memasang perangkat Early Warning System (EWS) di sejumlah titik rawan bencana Galodo di Solok, Sumatera Barat.
Sedikitnya, ada tiga 3 titik di mana perangkat peringatan dini bencana atau Early Warning System – EWS ini diinstalasikan di wilayah tersebut.
Dengan perangkat EWS yang telah terpasang awal Oktober 2026 itu, diharapkan mampu mendukung pemantauan kondisi alam sekitar.
Dalam rilis yang diterima MACI News pada Rabu (14/10/2026), Pemasangan EWS di tiga titik di Kabupaten Solok tersebut dikerjakan Kementerian PU melalui Balai Teknik Sabo.
Perangkat EWS ini dirancang untuk memantau sejumlah parameter lingkungan.
Mulai dari curah hujan, pergerakan atau kemiringan tanah, dan kelembapan tanah.
Informasi dari parameter tersebut menjadi data pendukung untuk memahami perubahan kondisi lapangan yang berkaitan dengan potensi ancaman bencana.
Data yang dikumpulkan oleh sensor di lapangan, kemudian ditransmisikan untuk ditampilkan pada dashboard pemantauan.
Melalui sistem ini, kondisi parameter yang terukur dapat dipantau dan dianalisis secara berkala sehingga meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi bencana.
Bangun Sabo Dam di Hulu Sungai Batang Baliang
Sebelumnya, banjir bandang atau galodo menerjang sejumlah Kabupaten Solok, Sumatera Barat pada Senin malam, 21 September 2026 silam.
Peristiwa nahas yang terjadi sekitar pukul 19.30–20.00 WIB tersebut, memberikan dampak kerusakan yang masif.
Guna mencegah risiko terjadinya galodo di masa mendatang, Menteri Dody Hanggodo mengeluarkan sejumlah instruksi kepada jajarannya.
Selain pemasangan perangkat peringatan dini bencana atau EWS, Politisi Partai Demokrat itu juga memerintahkan pembangunan Sabo Dam di area hulu Sungai Batang Baliang, Solok, Sumatera Barat.
“Saya sudah menginstruksikan Pak Dirjen Sumber Daya Air untuk mempercepat pembangunan sabo dam.
“Di bagian hulu Batang Baliang harus segera dibangun, paling tidak jika masih ada kayu atau lumpur dapat tertahan di atas (hulu),” kata Menteri Dody Hanggodo. (*)



Komentar