Berita Nasional
Beranda / Berita Nasional / Dody Hanggodo Ingin Pastikan Ketersedian Air di Kawasan Lumbung Pangan Nasional KSPEAN Wanam Papua Selatan, Kementerian PU Bangun 7 Sumur Dalam

Dody Hanggodo Ingin Pastikan Ketersedian Air di Kawasan Lumbung Pangan Nasional KSPEAN Wanam Papua Selatan, Kementerian PU Bangun 7 Sumur Dalam

SUMUR DALAM - Menteri PU Dody Hanggodo (tengah) saat meninjau KSPEAN Wanam, Kamis (8/10/2026) lalu. Politisi Partai Demokrat ini memnginstruksikan jajarannya di Kementerian PU memastikan ketersedian air untuk mendukung kawasan lumbung pangan nasional di KSPEAN Wanam, Merauke Papua Selatan. 7 Sumur dalam pun dibangun. Berikut selengkapnya, Minggu (11/9/2026). OFFICIAL BIRO KOMUNIKASI PUBLIK KEMENTERIAN PU/REPRO
SUMUR DALAM - Menteri PU Dody Hanggodo (tengah) saat meninjau KSPEAN Wanam, Kamis (8/10/2026) lalu. Politisi Partai Demokrat ini memnginstruksikan jajarannya di Kementerian PU memastikan ketersedian air untuk mendukung kawasan lumbung pangan nasional di KSPEAN Wanam, Merauke Papua Selatan. 7 Sumur dalam pun dibangun. Berikut selengkapnya, Minggu (11/9/2026). OFFICIAL BIRO KOMUNIKASI PUBLIK KEMENTERIAN PU/REPRO

MENTERI Pekerjaan Umum Republik Indonesia (Menteri PU) Dody Hanggodo menaruk perhatian khusus pada ketersediaan dan ketahanan perairan nasional.

Termasuk di antaranya yang menjadi fokus Dody Hanggodo adalah ketersediaan air di Kawasan Sentra Produksi Pangan Energi dan Air Nasional (KSPEAN) di Wanam, Kabupaten Merauke, Papua Selatan.

Menurut Dody Hanggodo, ketersediaan air menjadi satu di antara kunci keberhasilan pengembangan kawasan pertanian di KSPEAN Wanam.

Dengan fokus tersebut, Polisiti Partai Demokrat tersebut memerintahkan jajarannya di Kementerian Pekerjaan Umum (Kementerian PU) Untuk memastikan kebutuhan air irigasi di KSPEAN Wanam tetap terpenuhi.

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) pun kemudian menyambut instruksi Dody Hanggodo tersebut dengan menyiapkan pengembangan sumur dalam yang berpotensi menjadi sumber cadangan air tawar bagi jaringan irigasi di kawasan tersebut.

Desakan Mundur Raja Juli Antoni sebagai Menhut RI di Tengah Meningkatnya Karhutla dan Protes PM Malaysia ke Presiden Prabowo Subianto

Baca Juga: Dody Hanggodo Tinjau KSPEAN Wanam Papua Selatan, Pastikan Lumbung Pangan Nasional Turut Angkat Perekonomian dan Kualitas Hidup Warga Setempat

“Ini sebenarnya pertanian rawa,”

“Basisnya adalah air tawar dari rawa,”

“Tapi kita juga harus memastikan bahwa air itu tawar dan wajib tersedia dalam kondisi apa pun,”

“Karena itu, kita melakukan pengeboran air tanah untuk memastikan pasokan air tawar yang cukup,” ujar Menteri Dody Hanggodo di sela kunjungannya kawasan KSPEAN Wanam pada Kamis (8/9/2026)/

Aleix Espargaro Mundur dari Balapan MotoGP Indonesia 2026 di Sirkuit Mandalika, Gantikan Joan Mir di Honda Tidak Terjadi

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan, penyediaan air menjadi salah satu tanggung jawab utama Kementerian PU dalam mendukung pengembangan kawasan pertanian.

Meski kawasan tersebut berbasis pertanian rawa, kepastian ketersediaan air tawar tetap harus dijaga agar kebutuhan irigasi dapat terpenuhi dalam berbagai kondisi.

# Siapkan 7 Sumur Dalam

Berdasarkan hasil survei geolistrik, Kementerian PU kemudian berhasil memetakan 7 titik yang memiliki potensi air tanah untuk dikembangkan menjadi sumur dalam.

Masing-masing titik diperkirakan memiliki debit air sekitar 1–2 liter per detik.

Menteri PU Dody Hanggodo Ungkap Visi Presiden Prabowo Subianto di Balik Pengembangan Kawasan Lumbung Pangan Nasional KSPEAN Wanam Papua Selatan

Baca Juga: Dody Hanggodo Perintahkan Pemugaran Gereja saat Kunjungan ke Kawasan Lumbung Pangan Nasional di Wanam Merauke Papua Selatan, Siapkan Kebutuhan Dasar

Potensi tersebut menjadi dasar untuk memperkuat ketersediaan air, terutama dalam mendukung kegiatan pertanian yang tengah dikembangkan secara bertahap di Wanam.

Pengembangan sumur dalam merupakan bagian dari upaya memastikan kebutuhan air bagi lahan pertanian dapat dipenuhi secara berkelanjutan.

Berdasarkan survei awal, potensi akuifer di lokasi tersebut dinilai cukup baik, dengan kedalaman sekitar 60–70 meter.

Ketersediaan sumber air alternatif sumur bor menjadi penting seiring dengan dimulainya penanaman padi di kawasan Wanam.

SUMUR DALAM - Menteri PU Dody Hanggodo memnginstruksikan jajarannya di Kementerian PU memastikan ketersedian air untuk mendukung kawasan lumbung pangan nasional di KSPEAN Wanam, Merauke Papua Selatan. 7 Sumur dalam pun dibangun. Berikut selengkapnya, Minggu (11/9/2026). OFFICIAL BIRO KOMUNIKASI PUBLIK KEMENTERIAN PU/REPRO

SUMUR DALAM – Menteri PU Dody Hanggodo memnginstruksikan jajarannya di Kementerian PU memastikan ketersedian air untuk mendukung kawasan lumbung pangan nasional di KSPEAN Wanam, Merauke Papua Selatan. 7 Sumur dalam pun dibangun. Berikut selengkapnya, Minggu (11/9/2026). OFFICIAL BIRO KOMUNIKASI PUBLIK KEMENTERIAN PU/REPRO

Hingga 1 Oktober 2026, penanaman padi pada lahan percontohan atau demplot di KM 21 telah mencapai sekitar 40 hektare untuk tahap pertama. Padi tersebut direncanakan dapat dipanen pada awal hingga pertengahan November 2026.

Baca Juga: Dody Hanggodo Instruksikan Pemulihan Pascagempa NTT Tahan Bencana, Kemen PU Distribusikan Air Bersih hingga Pastikan Pembangunan Ulang 1.024 Infrastruktur Penting di Nusa Tenggara Timur

“Yang sudah tertanam hari ini baru 40 hektare,”

“Selanjutnya akan ditanam secara bertahap oleh Kementerian Pertanian,”

“Tugas kita adalah menyiapkan airnya, memastikan kebutuhan air untuk kawasan pertanian ini tersedia,” kata Menteri Dody Hanggodo lagi melanjutkan.

Selain pengembangan sumur bor, Kementerian PU juga terus membangun jaringan saluran untuk mendukung pengembangan kawasan pertanian di KSPEAN Wanam.

Dari target pembangunan jaringan sepanjang 180 kilometer, hingga 1 Oktober 2026 telah terealisasi sepanjang 133 kilometer.

Pekerjaan tersebut mencakup jaringan irigasi rawa serta saluran pengendalian banjir yang berperan penting dalam menjaga tata air kawasan.

Baca Juga: Dody Hanggodo Ungkap Peran Sekolah Rakyat Bangun Generasi Indonesia Emas 2045, Kemen PU Percepat Penyelesaian Pembangunan SR di Sulbar

Melalui pengembangan sumur dalam dan pembangunan jaringan saluran secara terpadu, Kementerian PU berupaya memastikan ketersediaan air menjadi fondasi bagi pengembangan pertanian di KSPEAN Wanam.

Infrastruktur tersebut diharapkan dapat mendukung peningkatan produktivitas lahan, menjaga keberlanjutan kegiatan tanam, serta memperkuat upaya pengembangan kawasan sentra produksi pangan di Papua Selatan. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan