BAKN DPR RI menekankan pentingnya mengoptimalkan cadangan minyak yang terdapat di Rokan Hulu, Riau, yang diperkirakan masih menyimpan sekitar 1 miliar barel. Langkah ini dianggap mampu mendukung peningkatan produksi dan lifting minyak secara nasional, sejalan dengan target yang telah ditetapkan oleh pemerintah dalam sektor energi.
Wakil Ketua BAKN DPR RI, Herman Khaeron, mengungkapkan bahwa upaya optimalisasi cadangan minyak harus diiringi dengan perbaikan dalam tata kelola keuangan dan manajemen produksi. Ini termasuk di dalamnya pelaksanaan mekanisme penggantian biaya operasi atau cost recovery.
“Masih ada 1 miliar barrel cadangan yang ada di Rokan Hulu ini yang tentu ini bisa ditingkatkan,” ujar Herman. Pernyataan ini menunjukkan keyakinan bahwa potensi yang ada perlu dimaksimalkan.
Menurut Herman, optimalisasi pengelolaan sumur-sumur yang berada di Blok Rokan sangat penting agar cadangan yang ada bisa berkontribusi pada pencapaian target lifting minyak nasional. Langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk memperkuat ketahanan serta kemandirian energi di dalam negeri.
Dalam proses penelaahan, BAKN DPR RI juga menyelidiki berbagai temuan yang berkaitan dengan cost recovery, tata kelola keuangan, dan manajemen pelaksanaan kegiatan produksi minyak di wilayah tersebut. Hal ini menunjukkan komitmen BAKN untuk memastikan segala aspek pengelolaan dilakukan secara baik dan transparan.
Herman menekankan bahwa pihak-pihak terkait tidak hanya cukup memberikan tanggapan atas temuan yang ada. BAKN meminta bukti pendukung sebagai langkah untuk memastikan bahwa proses pengawasan dilakukan berdasarkan informasi yang dapat diverifikasi. “Selain temuan-temuan yang tadi kami sampaikan dan kemudian sedang dalam tahapan jawab, kami juga meminta jawaban-jawaban berikut evidencenya,” katanya.
Pengawasan yang dilakukan bertujuan untuk memastikan bahwa tata kelola keuangan serta pelaksanaan produksi minyak berjalan secara transparan dan akuntabel. Dengan demikian, diharapkan bahwa optimalisasi kegiatan produksi di Rokan Hulu dapat memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan lifting minyak nasional.
BAKN DPR RI berharap bahwa perbaikan tata kelola dan pemanfaatan potensi cadangan minyak ini dapat mendukung agenda pemerintah dalam mewujudkan swasembada energi. Langkah ini diharapkan tidak hanya berdampak pada sektor energi, tetapi juga pada kesejahteraan masyarakat yang lebih luas.



Komentar