Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak memberikan tanggapan mengenai spekulasi yang menyebutkan namanya sebagai salah satu calon Panglima TNI. Maruli mengungkapkan bahwa ia tidak merasa terganggu dengan isu tersebut.
Menurutnya, tidak hanya dirinya yang memiliki peluang untuk menduduki posisi Panglima TNI, tetapi juga seluruh kepala staf angkatan lainnya. “Ya enggak apa-apa, kalau calon semua juga calon. Seluruh kepala staf calon,” ungkap Maruli saat bertemu di kompleks Istana Kepresidenan pada Rabu.
Maruli juga memberikan penjelasan terkait beredarnya nama-nama yang dianggap bakal calon Panglima TNI. Ia menyatakan bahwa munculnya nama-nama tersebut adalah hal yang lumrah. “Ya biasa,” tegas Maruli.
Pernyataan tersebut dilontarkan di tengah perhatian publik terhadap pergantian Panglima TNI. Saat ini, jabatan Panglima TNI diisi oleh Jenderal TNI Agus Subiyanto, yang sebelumnya menjabat sebagai Kasad menggantikan Maruli.
Menurut Undang-Undang TNI, tepatnya Pasal 13, Panglima TNI dapat berasal dari perwira tinggi TNI yang sedang atau pernah menduduki jabatan sebagai kepala staf angkatan. Dengan demikian, posisi kepala staf menjadi salah satu faktor penting yang memungkinkan seorang perwira tinggi untuk diusulkan sebagai calon Panglima TNI.
Maruli telah menjabat sebagai Kasad sejak 29 November 2023, setelah menggantikan Agus Subiyanto yang kini menjabat sebagai Panglima TNI. Ia merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) angkatan 1992 dengan kecabangan infanteri.
Dalam karier militernya, Maruli telah menjalani berbagai penugasan, termasuk di Komando Pasukan Khusus (Kopassus) dan Detasemen Tempur Cakra. Sebelum menduduki posisinya saat ini, Maruli pernah menjabat sebagai Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad).
Selama kariernya, Maruli juga memiliki pengalaman bertugas di Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres), di mana ia pernah menjabat sebagai Komandan Grup A Paspampres, Wakil Komandan, hingga menjadi Komandan Paspampres.
Maruli kembali menarik perhatian publik setelah menerima Tanda Kehormatan Maha Putra Adi Pradana dari Presiden Prabowo Subianto. Penghargaan ini diberikan dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 TNI yang berlangsung di Markas Besar TNI, Cilangkap.
Pemberian penghargaan tersebut menunjukkan pengakuan atas dedikasi dan kontribusi Maruli dalam tugas-tugasnya selama ini. Dengan berbagai pengalaman dan pencapaian yang telah diraih, Maruli menjadi sosok yang diperhitungkan dalam lingkungan militer Indonesia.
Perjalanan karier Maruli yang mentereng dan pelbagai pengalaman di berbagai posisi strategis menunjukkan kompetensinya dalam menjalankan tugas sebagai pemimpin di Angkatan Darat. Ketangguhannya dalam menghadapi tantangan dan dinamika yang ada menjadikannya salah satu tokoh penting dalam struktur TNI.
Sementara itu, perhatian terhadap bursa calon Panglima TNI terus berkembang seiring dengan perubahan yang mungkin terjadi di tubuh TNI. Banyak pihak yang menantikan siapa yang akan diusulkan untuk menjabat sebagai Panglima TNI selanjutnya, dan Maruli adalah salah satu nama yang sering diperbincangkan.



Komentar