KEBAKARAN hebat yang melanda Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Buku Deru-Deru, Kelurahan Takome, Kecamatan Ternate Barat, Kota Ternate pada Sabtu (3/10/2026) kemarin mendapat perhatian serius dari Menteri Pekerjaan Umum (Menteri PU) Dody Hanggodo.
Demi menjinakkan kobaran api yang membakar TPA yang punya luas total 31,24 hektare itu, Dody Hanggodo perintahkan jajarannya di Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU) mengirimkan air dalam jumlah besar!
Instruksi Menteri PU Dody Hanggodo itu pun ditunaikan oleh Balai Penataan Bangunan Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Maluku Utara.
Yang berkolaborasi dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku Utara.
Hasilnya, tak tanggung-tanggung, 12.000 liter air berhasil didatangkan untuk mendukung pemadaman kebakaran TPA Buku Deru-Deru Ternate tersebut.
“Kementerian PU tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur,”
“Tetapi juga memastikan infrastruktur tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung penanggulangan bencana, menjaga ketersediaan air, melindungi lingkungan, serta menjamin keselamatan masyarakat,” kata Dody Hanggodo terkait langkah ini, sebagaimana rilis yang diterima MACI News Selasa (6/10/2026).
Politisi Partai Demokrat itu mengungkapkan, Kementerian PU menurutnya berkomitmen untuk terus mendukung penanganan kondisi darurat.
Melalui pemanfaatan sumber daya dan infrastruktur yang tersedia untuk melindungi masyarakat dan lingkungan.

BANTU PADAMKAN API – Menteri Dody Hanggodo menginstruksikan jajarannya turut membantu warga dalam insiden kebakaran di TPA Buku Deru-Deru Ternate. Belasan ribu kubik air dikirimkan untuk bantu padamkan api. Berikut selengkapnya. Selasa (6/10/2026) OFFICIAL BIRO KOMUNIKASI PUBLIK KEMEN PU / REPRO
Dalam peristiwa ini, pasokan air dilakukan secara bertahap untuk menjaga kesinambungan kebutuhan tim pemadam di lapangan, sekaligus membantu membatasi penyebaran api dan mengurangi risiko kebakaran meluas ke area sekitar.
Adapun insiden kebakaran yang melanda TPA Buku Deru-Deru diketahui terjadi pada pukul 13.00 WIT waktu setempat.
Api diduga pertama kali muncul dari sebuah gubuk kosong di area TPA. Penyebab pasti kebakaran masih dalam penanganan pihak terkait.
Kondisi angin kencang dan tumpukan sampah yang kering di tengah musim kemarau turut mempercepat penyebaran api dari zona tidak aktif menuju zona aktif TPA.
Saat insiden itu terjadi, kondisi medan yang sulit serta terbatasnya sumber air di sekitar lokasi menjadi salah satu kendala dalam proses pemadaman.
Merespons kondisi tersebut, Tim Satgas Penanganan Tanggap Darurat BPBPK Maluku Utara dan BWS Maluku Utara berkoordinasi dengan tim pemadam kebakaran untuk memastikan ketersediaan air selama proses pemadaman dan pembasahan area rawan.
Selain mendukung pemadaman, Tim Satgas Kementerian PU terus berkoordinasi dengan instansi terkait dan aparat kepolisian dalam pengamanan kawasan permukiman.
Penanganan difokuskan pada percepatan pemadaman, pembatasan penyebaran api, pemenuhan kebutuhan air, serta perlindungan masyarakat dan lingkungan di sekitar TPA Buku Deru-Deru.
Selain mendukung pemadaman, Tim Satgas Kementerian PU terus berkoordinasi dengan instansi terkait dan aparat kepolisian dalam pengamanan kawasan permukiman.
Antisipasi juga dilakukan terhadap kemungkinan kebutuhan evakuasi di kawasan wisata terdekat apabila kondisi kebakaran memburuk. (*)



Komentar