DUA infrastruktur penting di Banyuwangi, Jawa Timur berhasil dan tuntas direvitalisasi oleh Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU).
Langkah ini menurut Menteri PU Dody Hanggodo, adalah bukti hadirnya pemerintah untuk mendukung perekonomian masyarakat.
Sekaligus upaya pengembangan kawasan.
“Sesuai arahan Presiden Prabowo, pemerintah pusat harus hadir mendukung penguatan ekonomi daerah,” ujar Menteri PU Dody Hanggodo sebagaimana rilis yang diterima MACI News, Jumat (2/10/2026).
Adapun 2 infrastruktur di Banyuwangi yang mendapatkan sentuhan revitalisasi dari Kemen PU adalah Pasar Induk Banyuwangi.
Dan kemudian Asrama Inggrisan Banyuwangi.
Objek kedua ini, adalah satu di antara landmark cagar budaya baru di pusat Kota Banyuwangi.
Dan revitalisasinya, dikerjakan oleh Direktorat Jenderal Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum.
Kembangkan Pariwisata
Dalam revitalisasi kawasan ini, Asrama Inggrisan Banyuwangi ditata dengan sejumlah fasilitas pendukung yang modern.
Seperti gedung pertemuan, gedung hotel, kantor pengelola, hingga klinik !
Tak hanya itu, juga disediakan ruang untuk kafe dan galeri, musala, serta museum terbuka.
Dengan sejumlah pembaruan itu, keberadaan fasilitas tersebut diharapkan mendukung pengembangan kawasan bersejarah di Banyuwangi Jawa Timur.
Sekaligus memperkuat daya tarik wisata di wilayah tersebut.
Dengan lokasinya yang berdekatan dengan pusat perdagangan dan sejumlah destinasi perkotaan, Asrama Inggrisan memiliki potensi untuk menjadi bagian dari aktivitas wisata dan ekonomi kreatif Banyuwangi.
Melalui revitalisasi kedua fasilitas tersebut, Kementerian PU menghadirkan infrastruktur yang tidak hanya menunjang aktivitas perdagangan.
Tetapi juga mendukung penataan kawasan perkotaan dan pelestarian daya tarik sejarah.
Serta pengembangan potensi ekonomi lokal Banyuwangi secara keseluruhan. (*)



Komentar