Politik & Pemerintahan
Beranda / Politik & Pemerintahan / FIA Rallycross World Cup 2026 di Jakarta: Kementerian Ekraf Targetkan Dampak Ekonomi Kreatif

FIA Rallycross World Cup 2026 di Jakarta: Kementerian Ekraf Targetkan Dampak Ekonomi Kreatif

FIA Rallycross World Cup 2026 di Jakarta: Kementerian Ekraf Targetkan Dampak Ekonomi Kreatif

Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif berkomitmen untuk menjadikan FIA Rallycross World Cup 2026 sebagai platform strategis dalam mempromosikan produk dan karya kreatif Indonesia ke panggung internasional. Gelaran motorsport yang berskala besar ini dipandang sebagai kesempatan yang ideal untuk merangsang kolaborasi antar subsektor dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Menteri Ekonomi Kreatif sekaligus Kepala Badan Ekraf, Teuku Riefky Harsya, mengungkapkan bahwa acara yang akan berlangsung di Jakarta ini bisa menjadi wadah yang menghubungkan berbagai bidang, termasuk olahraga, hiburan, industri kreatif, serta promosi produk lokal. Salah satu subsektor yang diharapkan mendapat dampak signifikan adalah modifikasi otomotif, yang telah terintegrasi dalam Rencana Induk Ekonomi Kreatif (Rindekraf) 2026–2045.

“Ajang ini bukan semata-mata sebuah kompetisi olahraga, tetapi juga bagian dari penguatan ekosistem industri kreatif yang dapat memberikan dampak ekonomi yang luas,” tegas Riefky saat menerima tim Sarga.co yang berkaitan dengan FIA Rallycross World Cup 2026 di kantornya.

Riefky juga menekankan bahwa penyelenggaraan acara berskala internasional ini dapat mencakup setidaknya 21 subsektor ekonomi kreatif. Di antaranya adalah penyelenggaraan acara, desain komunikasi visual, produksi konten digital, fotografi, videografi, penyiaran, fesyen, kuliner, kriya, dan modifikasi otomotif. Dengan demikian, peluang untuk berkolaborasi dan menciptakan sinergi antar subsektor semakin terbuka lebar.

Dia menambahkan pentingnya menggandeng intellectual property (IP) lokal agar dampak dari acara ini dapat dirasakan tidak hanya oleh komunitas otomotif, tetapi juga oleh masyarakat umum dan pasar yang lebih luas.

Prabowo Menargetkan PLTS 100 GWp untuk Mendorong Swasembada Energi di Indonesia

FIA Rallycross World Cup Indonesia 2026 dijadwalkan akan berlangsung di Jakarta International E-Prix Circuit, Ancol, pada tanggal 5–6 Desember 2026. Ini akan menjadi penyelenggaraan pertama FIA Rallycross World Cup di kawasan Asia Tenggara, dengan target menarik lebih dari 25.000 penonton. Acara ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang balap, tetapi juga menarik perhatian dunia terhadap industri kreatif Indonesia.

Nugdha Achadie, Direktur Utama Sarga.co, menyatakan bahwa pihaknya berambisi menjadikan gelaran ini sebagai langkah awal dalam pembentukan ekosistem olahraga dan hiburan yang berbasis IP di Indonesia. “Kami tidak hanya ingin menyelenggarakan sebuah event, tetapi juga bertekad untuk membangun ekosistem yang mendukungnya,” ujar Nugdha.

Acara ini juga akan menampilkan sekitar 46 pembalap, pameran otomotif, serta berbagai pertunjukan musik yang akan diselenggarakan dalam rangka Sarga Festival. Dengan demikian, diharapkan akan ada daya tarik yang kuat terhadap audiens digital global.

Secara keseluruhan, FIA Rallycross World Cup 2026 berpotensi untuk menjadi tonggak penting dalam memperluas jangkauan promosi produk dan karya kreatif dari Indonesia, serta menguatkan posisi negara ini di kancah internasional. Melalui kolaborasi yang erat antar subsektor, diharapkan acara ini dapat memberikan dampak positif yang luas bagi perekonomian nasional dan masyarakat.

Kemnaker Dukung Pekerja Permanent Makeup Bersertifikat untuk Tingkatkan Daya Saing

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan