Risma Ardhi Chandra sebagai Pelaksana Tugas Bupati Pati menarik perhatian publik setelah video yang menunjukkan kesalahan dalam pembacaan sila kedua Pancasila saat upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI menjadi viral di media sosial.
Insiden tersebut terjadi di Alun-alun Pati pada hari Senin, 17 Agustus 2026. Dalam kesempatan itu, Chandra berperan sebagai inspektur upacara dan memimpin pembacaan Pancasila.
Di dalam video yang tersebar, nampak Chandra keliru mengucapkan sila kedua. Alih-alih menyatakan “Kemanusiaan yang Adil dan Beradab”, ia justru mengucapkan:
“Pancasila. Satu, ketuhanan Yang Maha Esa. Dua, keadilan yang adil dan beradab.”
Akibat kesalahan ini, peserta upacara tampak tidak serempak saat mengikuti pembacaan sila kedua, sementara pembacaan sila ketiga hingga kelima berlangsung tanpa kendala.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Pati, Sugiyono, memastikan bahwa video yang beredar adalah rekaman yang sah.
“Itu benar video asli,” tegas Sugiyono.
Ia menjelaskan bahwa kesalahan tersebut disebabkan oleh kondisi kesehatan Chandra yang kurang prima setelah menjalani serangkaian kegiatan peringatan kemerdekaan yang padat.
“Kondisi beliau lagi tidak fit sehingga kurang fokus, tidak ada objek kesengajaan. Ada banyak agenda (rangkaian peringatan hari kemerdekaan),” imbuhnya.
Pemkab Pati pun mengimbau masyarakat dan media untuk menyikapi insiden ini dengan bijak agar situasi di daerah tetap terjaga dengan baik.
Risma Ardhi Chandra adalah Wakil Bupati Pati yang terpilih dalam Pilkada 2024. Ia berpasangan dengan Sudewo di bawah nomor urut 2 dan didukung oleh sejumlah partai seperti Partai Gerindra, PKB, dan NasDem.
Chandra lahir pada 11 Mei 1976. Pria yang dikenal dengan sapaan Mas Chandra ini cukup aktif dalam mempublikasikan aktivitas pemerintahan melalui media sosial, termasuk kegiatan bersama masyarakat dan agenda pemerintahan Kabupaten Pati.
Setelah Bupati Pati Sudewo terjerat kasus hukum dan ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK, Chandra diberi amanat untuk melaksanakan tugas sebagai Plt Bupati Pati.
Tugas tersebut mulai dijalaninya pada 21 Januari 2026. Dalam perannya ini, Chandra bertanggung jawab atas kelancaran pemerintahan Kabupaten Pati agar bisa berjalan dengan baik.
Merujuk pada Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dilaporkan pada April 2025, total kekayaan Risma Ardhi Chandra tercatat mencapai angka Rp3.890.780.950. Hal ini menunjukkan transparansi yang dijunjung dalam dunia politik.
Situasi ini menjadi perhatian, terutama dalam konteks pemahaman publik terhadap integritas pejabat publik. Penyampaian informasi terkait harta kekayaan menjadi salah satu cara untuk menumbuhkan kepercayaan masyarakat terhadap para pemimpin daerah.



Komentar