Berita Nasional
Beranda / Berita Nasional / PDIP Siapkan Kandidat Pilgub Jatim 2029: Apakah Terlalu Dini?

PDIP Siapkan Kandidat Pilgub Jatim 2029: Apakah Terlalu Dini?

PDIP Siapkan Kandidat Pilgub Jatim 2029: Apakah Terlalu Dini?

PDI Perjuangan mulai menggelar diskusi terkait kandidat yang dapat diusung dalam Pemilihan Gubernur Jawa Timur pada 2029. Salah satu nama yang kembali mencuat adalah Tri Rismaharini, meskipun waktu menuju kontestasi politik tersebut masih cukup lama.

Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto, mengidentifikasi Risma sebagai salah satu kader yang memiliki potensi untuk kembali tampil dalam pertarungan politik di Jawa Timur. Pernyataan ini diungkapkan saat forum konsolidasi internal DPD PDIP Jawa Timur di Vasa Hotel.

“Kami terus melakukan pe-grooming-an (pengkaderan). Mereka-mereka yang punya potensi sebagai pemimpin dan mampu menjawab harapan rakyat pasti diberikan ruang di PDI Perjuangan, termasuk anak-anak muda,” ungkap Hasto.

Pernyataan ini mencerminkan upaya PDIP dalam memetakan kekuatan politik untuk pemilihan mendatang. Namun, diskusi mengenai Pilgub Jatim 2029 yang dimulai sejak 2026 bisa dianggap sebagai langkah yang terlalu awal.

Jarak waktu menuju Pilgub 2029 masih cukup panjang. Dinamika politik, tingkat elektabilitas tokoh, pembentukan koalisi, serta isu-isu yang dihadapi masyarakat Jawa Timur berpotensi berubah. Oleh karena itu, mengemukakan kandidat secara terbuka saat ini bisa berisiko, mengarah pada pertarungan kekuasaan yang terlalu dini.

Hasil Pertandingan Timnas Voli Indonesia vs Kamboja: Kemenangan 3-0 untuk Merah Putih

Nama Risma sudah tidak asing lagi dalam ranah politik di Jawa Timur. Selama dua periode, ia menjabat sebagai Wali Kota Surabaya dan pernah diusung oleh PDIP dalam Pilgub Jatim 2024 bersama KH Zahrul Azhar Asumta, atau lebih dikenal sebagai Gus Hans.

Sayangnya, pasangan tersebut harus mengakui kemenangan Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak dalam kontestasi tersebut. Pengalaman ini seharusnya menjadi bahan pertimbangan bagi PDIP sebelum kembali membahas pencalonan Risma. Popularitas serta pengalaman di pemerintahan tidak selalu menjadi jaminan untuk meraih kemenangan dalam pemilihan gubernur.

Hasto pun menekankan pentingnya perjalanan panjang Risma di PDIP. Ia tidak hanya pernah memimpin Surabaya, tetapi juga telah dipercaya menjadi Menteri Sosial dan saat ini menduduki posisi Ketua DPP PDIP Bidang Penanggulangan Bencana.

PDIP juga memiliki sejumlah nama lain yang potensial untuk diusung di Jawa Timur. Hasto mengungkapkan bahwa partainya memiliki 12 kepala daerah serta sekitar 19 anggota DPR RI dari wilayah Jawa Timur. Dengan banyaknya kader yang berpotensi, PDIP memiliki waktu yang cukup untuk melakukan evaluasi.

Tantangan yang dihadapi bukan hanya soal menentukan siapa yang akan diajukan, tetapi juga memastikan bahwa figur yang dipilih benar-benar diterima oleh masyarakat. Evaluasi yang mendalam akan menjadi kunci bagi PDIP untuk menciptakan strategi yang efektif dalam meraih dukungan di Pilgub mendatang.

Kualifikasi Piala Asia U-20 2027: Timnas Indonesia Bertemu Australia di Pembagian Grup

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan