Kementerian Pekerjaan Umum berkomitmen untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang terkena dampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Dalam upaya tersebut, penyediaan air bersih menjadi salah satu fokus utama, terutama bagi warga yang tinggal di Kabupaten Ende dan Kabupaten Nagekeo.
Menteri PU Dody Hanggodo menekankan bahwa dalam penanganan bencana, pemenuhan kebutuhan dasar harus menjadi prioritas. Salah satu aspek yang sangat krusial adalah memastikan bahwa masyarakat yang terdampak memiliki akses yang memadai terhadap air bersih.
“Yang paling penting sekarang adalah memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi. Air bersih harus tersedia dan bisa segera dimanfaatkan oleh warga yang terdampak,” ungkap Dody Hanggodo.
Di wilayah Kabupaten Nagekeo, pemerintah telah menyiapkan bantuan air bersih untuk warga yang berada dalam tenda pengungsian di Kelurahan Maupongo. Bantuan ini ditujukan untuk memenuhi kebutuhan 152 kepala keluarga (KK) yang saat ini membutuhkan akses air bersih.
Selain memberikan bantuan kepada pengungsi, penyediaan air bersih juga diperluas untuk melayani beberapa fasilitas umum, termasuk masjid, sekolah, dan Koramil di daerah tersebut.
Sementara itu, di Kabupaten Ende, upaya penyediaan air bersih difokuskan pada tiga desa utama: Desa Raporendu, Desa Randotonda, dan Desa Ndetundora. Melalui program ini, diharapkan dapat memberikan pelayanan kepada 725 kepala keluarga, yang setara dengan 2.609 jiwa.
Kementerian Pekerjaan Umum terus menjalin koordinasi yang intensif dengan pemerintah daerah serta berbagai pihak terkait. Hal ini bertujuan untuk memperbarui data terkait kebutuhan masyarakat yang terimbas bencana. Dengan langkah ini, diharapkan bantuan air bersih dapat segera disalurkan ke wilayah yang sangat membutuhkan, sehingga warga yang terdampak gempa dapat segera mendapatkan akses yang layak.



Komentar