Olahraga
Beranda / Olahraga / Debutan Liga Champions 2026/2027: 4 Klub Baru Termasuk yang Milik Orang Indonesia

Debutan Liga Champions 2026/2027: 4 Klub Baru Termasuk yang Milik Orang Indonesia

Debutan Liga Champions 2026/2027: 4 Klub Baru Termasuk yang Milik Orang Indonesia

Babak kualifikasi dan playoff Liga Champions 2026/2027 telah rampung. Sebanyak 36 klub telah mengamankan tempat mereka di fase liga, termasuk empat tim yang untuk pertama kalinya akan merasakan ketatnya persaingan di babak utama kompetisi antarklub paling prestisius di Eropa.

Keempat klub yang mencatatkan sejarah tersebut adalah Como 1907 dari Italia, Viking FK dari Norwegia, LASK dari Austria, dan Sabah FC dari Azerbaijan. Masing-masing tim memiliki perjalanan unik untuk mencapai fase liga Liga Champions.

Dengan perjalanan yang penuh warna, Como 1907 menjadi debutan yang paling menarik perhatian. Klub asal Italia ini berhasil merangsek ke papan atas Serie A, sekaligus mengamankan tiket ke Liga Champions. Kebangkitan Como tidak lepas dari revitalisasi yang dilakukan setelah Djarum Group mengambil alih kepemilikan klub pada tahun 2019. Sejak saat itu, Como berhasil kembali ke Serie A pada tahun 2024 dan terus berkembang hingga mampu bersaing di level Eropa.

Viking FK juga membuat sejarah sebagai wakil Norwegia. Mereka berhasil melaju ke fase liga setelah menyingkirkan Dinamo Zagreb lewat babak playoff dengan agregat 5-3. UEFA mencatat Viking sebagai salah satu klub yang untuk pertama kalinya tampil di fase liga Liga Champions. Klub ini memiliki sejarah panjang dalam sepak bola Norwegia dan diperkuat oleh sejumlah pemain berpengalaman, termasuk kapten mereka, Zlatko Tripić, yang telah mencatat lebih dari 200 penampilan bersama tim.

Selanjutnya, LASK dari Austria juga mencatatkan penampilan perdana mereka. Klub ini datang dengan modal sebagai juara Liga Austria 2025/2026, yang merupakan gelar kedua dalam sejarah klub setelah sebelumnya meraih kemenangan pada tahun 1965. Selain itu, LASK juga menutup musim dengan meraih Piala Austria. Perjalanan mereka menuju fase liga sangat dramatis; setelah kalah 0-3 di leg pertama playoff, mereka bangkit dengan kemenangan 4-1 pada waktu normal dan mencetak gol tambahan di babak perpanjangan waktu untuk memastikan kelolosan.

Timnas Voli Putri Indonesia Gagal ke Semifinal AVC Continental 2026 Usai Kalah 1-3 dari Iran

Sementara itu, Sabah FC menjadi debutan dengan perjalanan terpanjang. Klub dari Azerbaijan ini harus memulai perjuangan dari babak kualifikasi dan berhasil menyingkirkan beberapa lawan sebelum akhirnya mengalahkan Hapoel Be’er Sheva dengan agregat 6-4 di playoff. UEFA mencatat bahwa Sabah menjalani delapan pertandingan dalam rangkaian kualifikasi dan playoff sebelum mencapai fase liga.

Dengan berhasil mencatatkan sejarah, tantangan besar kini menanti keempat klub ini. Hasil undian fase grup menempatkan Como di grup yang cukup berat, di mana mereka harus bersaing melawan tim-tim tangguh seperti Paris Saint-Germain, Manchester United, RB Leipzig, AEK Athens, Barcelona, Real Betis, Feyenoord, dan Lens. Ini menjadi ujian yang menarik bagi Como dan tim debutan lainnya, yang akan berusaha menunjukkan kemampuan mereka di pentas Eropa.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan