Olahraga
Beranda / Olahraga / Cristian Volpato, Rekan Jay Idzes di Sassuolo, Terbukti Positif Kokain dan Didenda Rp12,6 Juta

Cristian Volpato, Rekan Jay Idzes di Sassuolo, Terbukti Positif Kokain dan Didenda Rp12,6 Juta

Cristian Volpato, Rekan Jay Idzes di Sassuolo, Terbukti Positif Kokain dan Didenda Rp12,6 Juta

Pemain tim nasional Australia yang juga bermain untuk Sassuolo, Cristian Volpato, mendapati dirinya menjadi pusat perhatian setelah hasil tes cairan mulutnya menunjukkan positif kokain. Insiden ini terjadi ketika polisi melakukan pemeriksaan di jalanan.

Peristiwa ini bermula pada 24 Juli 2026, saat Volpato ditangkap oleh pihak kepolisian setelah mengemudikan kendaraan dengan kecepatan 109 kilometer per jam di area yang memiliki batas maksimal kecepatan 60 kilometer per jam. Hal ini menimbulkan perhatian publik, terutama karena statusnya sebagai atlet profesional.

Pada pemeriksaan awal di lokasi, pihak kepolisian mendapati indikasi adanya kandungan kokain dalam cairan mulut Volpato. Meskipun demikian, Volpato kemudian menjalani tes independen di sebuah klinik swasta, yang menunjukkan hasil negatif. Namun, pihak kepolisian New South Wales tidak puas dengan hasil tersebut dan meminta Volpato untuk menjalani tes cairan mulut sekali lagi. Hasil dari pemeriksaan kedua kembali menunjukkan hasil positif.

Akibat dari hasil tes kedua ini, kepolisian New South Wales memberikan sanksi berupa surat tilang kepada Volpato. Dalam keterangan resmi yang dirilis pada 1 September 2026, disebutkan bahwa seorang pria berusia 22 tahun dikenakan surat tilang karena mengemudikan kendaraan dengan adanya kandungan obat terlarang dalam cairan mulutnya.

Denda yang dijatuhkan kepada Volpato mencapai 722 dolar AS, setara dengan sekitar Rp12,6 juta. Meskipun demikian, proses hukum lebih lanjut tidak diteruskan terkait kasus ini, memberikan sedikit kelegaan bagi pemain Sassuolo tersebut.

Indonesia vs Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026: Usaha Akhiri 29 Tahun Tanpa Gelar di SUGBK

Di tengah situasi yang tidak mengenakan ini, Volpato tetap bersikukuh bahwa dirinya tidak bersalah. Pernyataannya ini mendapatkan dukungan dari klubnya, Sassuolo, yang memastikan bahwa Volpato telah melakukan pemeriksaan lebih lanjut setelah kembali ke Italia, dan hasil tes tersebut menunjukkan hasil negatif. Perbedaan hasil dari pemeriksaan ini menimbulkan pertanyaan dan memerlukan verifikasi lebih lanjut.

Federasi Sepak Bola Australia (Football Australia) juga telah menerima informasi terkait hasil tes kedua Volpato dan menjamin bahwa proses verifikasi independen sedang berlangsung. Sikap ini menunjukkan bahwa kasus yang melibatkan Volpato tidak bisa dilihat hanya dari satu sisi, mengingat hasil positif dari tes kepolisian dan hasil negatif dari pemeriksaan independen.

Cristian Volpato merupakan salah satu pemain yang memperkuat Sassuolo di Liga Italia. Dia juga memiliki hubungan yang unik dengan sepak bola Indonesia karena merupakan rekan satu klub Jay Idzes, yang juga berkarier di Sassuolo. Keterlibatan mereka dalam klub yang sama menambah dimensi menarik dalam dunia sepak bola, terutama dalam konteks pengembangan talenta muda di Indonesia.

Insiden ini menjadi pembelajaran bagi banyak pihak, terutama dalam hal ketekunan dan disiplin yang perlu dijunjung tinggi oleh seorang atlet profesional. Banyak penggemar dan pengamat olahraga yang menunggu perkembangan selanjutnya dari kasus ini, termasuk hasil dari verifikasi independen yang sedang dilakukan. Di tengah segala kontroversi ini, harapan yang tersebar adalah agar Volpato dapat segera membersihkan namanya dan kembali fokus pada karier sepak bolanya.

Jadwal Lengkap FIFA ASEAN Cup 2026: Timnas Indonesia Bertanding 25 September

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan