Politik & Pemerintahan
Beranda / Politik & Pemerintahan / WCCE 2026 Jakarta: 1.567 Peserta dari 51 Negara Siap Ikut serta

WCCE 2026 Jakarta: 1.567 Peserta dari 51 Negara Siap Ikut serta

WCCE 2026 Jakarta: 1.567 Peserta dari 51 Negara Siap Ikut serta

Indonesia tengah mempersiapkan diri dengan matang untuk menyelenggarakan World Conference on Creative Economy (WCCE) ke-5 yang dijadwalkan berlangsung pada 21 hingga 23 Oktober 2026. Hingga menjelang pelaksanaan, tercatat 1.567 peserta dari 51 negara serta tujuh organisasi internasional telah mengkonfirmasi kehadirannya dalam forum yang berfokus pada ekonomi kreatif ini.

Kesiapan Indonesia dalam menghadapi konferensi ini dibahas dalam acara Pre-WCCE Networking Reception yang diadakan oleh Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif bekerjasama dengan Kementerian Luar Negeri. Acara tersebut berlangsung pada Sabtu, 17 Oktober 2026. Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, menyampaikan apresiasi terhadap dukungan diplomatik yang diberikan, yang diyakini akan memperkuat posisi Indonesia di panggung ekonomi kreatif global.

Teuku Riefky mengungkapkan, “Bagi Indonesia, WCCE bukan sekadar forum internasional, melainkan peluang strategis untuk membawa potensi kreatif kita ke panggung dunia.” Pernyataan ini menunjukkan komitmen Indonesia untuk memanfaatkan momen ini sebaik mungkin.

Konferensi WCCE 2026 mengangkat tema Inclusively Creative: Collective Continuity. Tema ini bertujuan untuk menyusun Jakarta Vision on Creative Economy yang akan menjadi agenda kerja sama internasional dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif yang inklusif dan berkelanjutan.

Dokumen tersebut akan fokus pada empat aspek strategis yang meliputi teknologi dan kecerdasan buatan, keberlanjutan dan ekonomi sirkular, perlindungan kekayaan intelektual dan hak pekerja kreatif, serta inklusivitas dan pemberdayaan komunitas. Keempat aspek ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem kreativitas yang lebih baik.

Sekjen PBB Sampaikan Tiga Pesan Penting kepada Prabowo di Hambalang, Apa Saja Isi Pesannya?

Rangkaian utama dari WCCE dijadwalkan akan berlangsung di Hotel Indonesia Kempinski dan CGV Grand Indonesia. Acara ini akan mencakup berbagai kegiatan, seperti pertemuan dengan negara sahabat, pertemuan tingkat menteri, sesi pleno, serta diskusi kreatif. Selain itu, akan ada juga penjajakan kemitraan bisnis antara pelaku usaha.

Selain itu, acara Creativillage dan WCCE Weekland juga akan digelar di beberapa lokasi di kawasan SCBD pada 21 hingga 25 Oktober 2026. Kegiatan ini akan menampilkan berbagai subsektor ekonomi kreatif, termasuk arsitektur, desain, fesyen, film, musik, gim, dan kuliner. Ini memberikan kesempatan bagi berbagai pelaku industri untuk berkolaborasi dan bertukar ide.

Wakil Menteri Luar Negeri Arif Havas Oegroseno menekankan pentingnya dukungan dari Kementerian Luar Negeri dalam memperkuat kolaborasi antara diplomat, mitra internasional, dan para pelaku industri kreatif Indonesia. Dukungan ini diharapkan dapat memperkuat jaringan dan kerjasama yang akan membawa manfaat bagi sektor ekonomi kreatif nasional.

Penyelenggaraan WCCE diharapkan dapat menghasilkan kemitraan yang konkret, memperluas akses pasar, serta membuka peluang investasi yang lebih luas bagi industri kreatif di Indonesia. Rangkaian kegiatan ini juga akan bertepatan dengan peringatan Hari Ekonomi Kreatif Nasional yang jatuh pada 24 Oktober, dalam rangka gerakan OktoberKreasi.

Dengan berbagai persiapan yang telah dilakukan, Indonesia menunjukkan komitmennya untuk menjadi pusat ekonomi kreatif di tingkat global. WCCE bukan hanya sekadar acara, tetapi merupakan langkah signifikan untuk mengangkat potensi kreatif bangsa ke panggung internasional.

Presiden Prabowo Terima Kunjungan Sekjen PBB untuk Diskusikan Kerja Sama Global

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan