Viral
Beranda / Viral / 3 Warga Binaan Diperiksa Terkait Penyelundupan 17,11 Gram Sabu di Lapas Surabaya

3 Warga Binaan Diperiksa Terkait Penyelundupan 17,11 Gram Sabu di Lapas Surabaya

3 Warga Binaan Diperiksa Terkait Penyelundupan 17,11 Gram Sabu di Lapas Surabaya

Sebanyak tiga warga binaan di Lapas Kelas I Surabaya di Porong saat ini berada dalam proses pemeriksaan oleh penyidik terkait dugaan kasus penyelundupan narkotika jenis sabu dengan total berat 17,11 gram.

Insiden penyelundupan ini terungkap setelah petugas melakukan pemeriksaan rutin terhadap barang bawaan seorang pengunjung pada hari Selasa (6/10/2026). Dalam pemeriksaan tersebut, upaya membawa barang terlarang ini berhasil digagalkan oleh pihak lapas.

Kepala Lapas Kelas I Surabaya, Sohibur Rachman, menjelaskan bahwa kasus ini telah resmi diserahkan kepada Polresta Sidoarjo agar dapat ditindaklanjuti dengan proses penyidikan yang lebih lanjut. “Sementara yang diminta keterangan oleh penyidik ada tiga warga binaan. (Termasuk pengirim sabu-sabu) iya tentunya,” ujar Sohibur pada Kamis (8/10/2026).

Dalam pengembangan kasus ini, selain tiga warga binaan yang terlibat, petugas lapas juga menyerahkan seorang pengunjung berinisial A kepada pihak kepolisian. Perempuan tersebut diketahui adalah ibu kandung salah satu warga binaan yang diduga menjadi sasaran pengiriman narkotika tersebut.

Kasus penyelundupan ini bermula ketika petugas melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap barang bawaan A sebelum ia memasuki area lapas. Dari pemeriksaan itu, pihak lapas menemukan empat paket yang dicurigai berisi sabu-sabu. Temuan ini menimbulkan perhatian serius dari pihak berwenang, yang langsung mengambil langkah-langkah untuk menyelidiki lebih jauh terkait jaringan penyelundupan yang mungkin lebih besar.

Penumpang Terlambat Terobos Garbarata di Bandara Sorong Saat Pesawat Sudah Berangkat

Penyelundupan narkotika ke dalam lembaga pemasyarakatan merupakan masalah serius yang kerap terjadi, dan sering kali melibatkan berbagai pihak. Oleh karena itu, langkah tegas dari pihak lapas dan kepolisian sangat diperlukan untuk menjaga keamanan dan integritas lembaga pemasyarakatan serta mencegah dampak buruk dari peredaran narkotika di dalamnya.

Proses penyidikan yang dilakukan oleh Polresta Sidoarjo diharapkan dapat mengungkap lebih banyak fakta dan informasi terkait kasus ini, termasuk siapa saja yang terlibat dan bagaimana modus operandi penyelundupan tersebut dilakukan. Hal ini menjadi penting untuk mencegah kasus serupa di masa mendatang dan memastikan bahwa hukum ditegakkan dengan sebaik-baiknya.

Keberhasilan petugas dalam menggagalkan penyelundupan ini juga menunjukkan pentingnya pengawasan yang ketat di lapas. Petugas harus selalu waspada dan melakukan pemeriksaan yang menyeluruh agar kasus serupa tidak terulang kembali. Penanganan yang cepat dan tepat oleh pihak berwenang juga menjadi kunci dalam mengatasi masalah narkotika di lingkungan lembaga pemasyarakatan.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan