Langkah ganda putra Indonesia, Sabar Karyaman Gutama dan Moh Reza Pahlevi Isfahani, dalam ajang China Masters 2026 harus terhenti di babak perempat final. Mereka mengalami kekalahan dari pasangan Malaysia, Nur Mohd Azriyn Ayub dan Tan Wee Kiong, pada pertandingan yang berlangsung di Shenzhen Arena pada 4 September 2026.
Sabar/Reza, yang diunggulkan sebagai pasangan keenam, menunjukkan performa yang kompetitif sejak awal pertandingan meskipun hasil akhir tidak berpihak kepada mereka. Meskipun sempat memberikan perlawanan yang baik, konsistensi permainan menjadi kendala bagi pasangan Indonesia.
Pada gim pertama, Sabar dan Reza mengawali pertandingan dengan kurang meyakinkan. Pasangan Malaysia langsung mengambil inisiatif dengan memimpin 3-0. Namun, Sabar dan Reza tidak menyerah dan berhasil memperkecil ketertinggalan menjadi 4-5.
Dengan permainan yang solid, mereka mampu menyamakan kedudukan menjadi 6-6 dan kemudian berbalik unggul 9-6. Sabar dan Reza bahkan berhasil memasuki interval dengan keunggulan 11-8. Sayangnya, momentum positif ini tidak dapat mereka pertahankan. Azriyn dan Tan bangkit dengan mencetak lima poin berturut-turut, mengubah keadaan menjadi 13-11. Walaupun Sabar dan Reza sempat mendekat di angka 15-16, pasangan Malaysia kembali menjauh dan akhirnya mengamankan gim pertama dengan skor 21-17.
Memasuki gim kedua, pertandingan semakin berjalan sengit. Setelah sempat tertinggal 0-2, Sabar dan Reza berhasil berbalik memimpin dengan mencetak empat poin berturut-turut menjadi 6-2. Namun, Azriyn dan Tan kembali menekan dengan menunjukkan permainan agresif dan berhasil meraih delapan poin beruntun, sehingga unggul 10-6.
Salah satu penyebab kesulitan yang dihadapi Sabar dan Reza adalah kesalahan yang mereka lakukan sendiri. Beberapa servis yang gagal dan pengembalian bola yang tersangkut di net memberikan keuntungan bagi lawan. Meskipun demikian, Sabar dan Reza berusaha kembali menemukan ritme permainan mereka dan mampu berbalik unggul 11-10 saat interval gim kedua.
Situasi semakin mendesak bagi kedua pasangan, di mana Sabar dan Reza sangat membutuhkan kemenangan di gim kedua untuk memaksakan dilakukannya rubber game dan menjaga harapan untuk melaju ke semifinal. Namun, tekanan yang diberikan oleh Azriyn dan Tan membuat Sabar dan Reza kesulitan dalam mempertahankan konsistensi permainan mereka.
Kekalahan ini menandai akhir perjalanan Sabar/Reza di China Masters 2026 dan membuat Indonesia kehilangan salah satu wakilnya dari sektor ganda putra dalam turnamen bergengsi level Super 750 tersebut. Meskipun mereka telah berjuang keras, hasil ini memberikan pelajaran berharga untuk meningkatkan performa di turnamen mendatang.



Komentar