Berita Nasional
Beranda / Berita Nasional / Melva Pardede: Profil Wanita yang Protes Botok Cs Setelah Demo di Gedung DPR RI

Melva Pardede: Profil Wanita yang Protes Botok Cs Setelah Demo di Gedung DPR RI

Melva Pardede: Profil Wanita yang Protes Botok Cs Setelah Demo di Gedung DPR RI

Nama Melva Maria Rosa Pardede mulai mencuri perhatian publik setelah video dirinya menegur Supriyono alias Botok serta massa Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) menjadi viral di media sosial. Dalam video tersebut, Melva terlihat muncul di tengah aksi yang berlangsung di depan Gedung DPR/MPR RI pada Kamis, 27 Agustus 2026.

Pada kesempatan itu, Melva mengenakan atribut khas pengemudi ojek online (ojol) saat menyampaikan protes kepada kelompok massa asal Pati tersebut. Ia mempertanyakan mengapa AMPB memutuskan untuk membubarkan diri setelah aspirasi mereka diterima oleh pimpinan DPR.

Sebelumnya, Botok dan beberapa perwakilan AMPB telah melakukan pertemuan dengan pimpinan DPR, Sufmi Dasco Ahmad dan Saad Mustopa. Dalam pertemuan itu, massa Pati datang dengan membawa berbagai tuntutan, salah satunya adalah permohonan pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset.

Setelah pertemuan tersebut, massa Pati meninggalkan lokasi sekitar pukul 11.55 WIB. Keputusan untuk membubarkan diri ini kemudian mendapatkan tanggapan dari sejumlah orang di sekitar tempat aksi berlangsung.

Melva turut menjadi salah satu individu yang menyampaikan keberatan secara terbuka. Dalam ucapannya, ia mengungkapkan, “Saudaraku Pati, kami warga Jakarta merasa diberaki oleh kalian. Kalian main pulang saja sesudah dari dalam. Kalian sudah cair, kalian pulang.”

Mengenal Alfatih Timur, Pendiri Kitabisa dan Pemilik Platform Penggalangan Dana untuk Korban Bencana

Lebih lanjut, Melva juga mempertanyakan kontribusi dari pengemudi ojol yang disebutnya turut mendukung perjuangan kelompok Pati. Ia menegaskan, “Bagaimana nasib rekan-rekan saya yang membackingin anda pada saat anda diciduk aparat?”

Informasi tentang latar belakang Melva Maria Rosa Pardede masih cukup terbatas. Namanya menjadi sorotan publik terutama setelah muncul dalam video aksi pada 27 Agustus 2026.

Berbagai narasi yang beredar di media sosial mempertanyakan apakah Melva benar-benar seorang pengemudi ojol. Ada juga tuduhan yang menyatakan bahwa ia pernah aktif sebagai aktivis dan terlibat dalam sejumlah kegiatan politik.

Namun, semua klaim terkait identitas, asal daerah, hingga aktivitas politik Melva belum terkonfirmasi secara independen. Di sisi lain, jejak digital yang berhubungan dengan Melva menunjukkan bahwa dirinya pernah menggunakan atribut pengemudi ojol. Salah satu unggahan menampilkan Melva dengan jaket ojol yang dikenakannya.

Sebuah unggahan lama di TikTok pada tahun 2025 juga memperlihatkan Melva mengenakan jaket yang identik dengan atribut pengemudi ojol. Meski demikian, penggunaan atribut tersebut tidak serta merta membuktikan statusnya sebagai pengemudi ojol yang aktif.

Profil Panglima Jilah, Tokoh Dayak Dihubungi Prabowo untuk Diskusikan Karhutla di Istana

Melva dalam pernyataannya menegaskan bahwa kelompoknya merasa kecewa, karena mereka merasa telah memberikan dukungan kepada massa Pati selama aksi berlangsung. “Kalian sudah mengecewakan kami, kami kecewa. Kami kerja ikhlas, logistik kami saling estafet, hasilnya kalian tidak ada rasa terimakasih,” ujarnya.

Ia bahkan memberikan peringatan kepada massa Pati agar tidak kembali ke Jakarta jika mereka memiliki agenda pada 15 Desember 2026. Keberanian Melva dalam menyuarakan ketidakpuasan ini menunjukkan adanya dinamika di tengah aksi massa yang tidak hanya melibatkan tuntutan politik, tetapi juga relasi sosial antarkelompok.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan